Tutorial Vray 3.4 Bahasa Indonesia

Tuntunan Settingan Vray Sketchup Bahasa Indonesia By: Master FAHRUDIN YUNIANTO #2

 Untuk mengatur posisi view camera bisa menggunakan tools Orbit,Pan & Look Around  Setting Lens shift untuk mendapatkan posisi yang tegak pada output render :  ~> V-ray option render ~> Camera ~> Lens shift : 0.19  Setting Shadow :  ~> UTC-07:00 ~> Time 09:00 AM ~> Date 02/20  Note : Untuk setiap angel / view camera maka nilai Lens shiftnya akan berbeda” height=”226″ src=”https://1.bp.blogspot.com/-I038nXZkF1I/VUwjXwrEYyI/AAAAAAAAA3c/FWCArwbSsRw/s320/Render%2BExterior_002.jpg” title=” Untuk mengatur posisi view camera bisa menggunakan tools Orbit,Pan & Look Around  Setting Lens shift untuk mendapatkan posisi yang tegak pada output render :  ~> V-ray option render ~> Camera ~> Lens shift : 0.19  Setting Shadow :  ~> UTC-07:00 ~> Time 09:00 AM ~> Date 02/20  Note : Untuk setiap angel / view camera maka nilai Lens shiftnya akan berbeda” width=”320″>
        </p>
<p>
          Bagi mengatur posisi view camera bisa menggunakan tools Orbit,Pan & Look Around</p>
<p>
           Setting Lens shift kerjakan mendapatkan posisi yang tegak pada output render :</p>
<p>
           ~> V-ray option render<br />
          ~> Camera<br />
          ~> Lens shift : 0.19</p>
<p>
           Setting Shadow :</p>
<p>
           ~> UTC-07:00<br />
          ~> Time 09:00 AM<br />
          ~> Date 02/20</p>
<p>
           Note : Lakukan setiap angel / view camera maka nilai Lens shiftnya akan berbeda</p>
<p class=  Setting material aspal :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 1.5 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://2.bp.blogspot.com/-mMqOXBuQ7iA/VUwjVoN5oFI/AAAAAAAAA3M/tE7lRVm682s/s320/Render%2BExterior_003.jpg” title=” Setting material aspal :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 1.5 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material pek :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Membeda-bedakan file .jpg bagi di jadikan texture (texture resolusi besar makin bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik episode map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Memperbedakan TexBitmap<br />
          ~> Memperbedakan file (file grayscale lebih bagus tinimbang file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah poin bump menjadi 1.5 (setiap material farik kredit bump)</p>
<p class=  Setting material Beton :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 1 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://4.bp.blogspot.com/-vH2VqX-ZO-s/VUwjYu3fLII/AAAAAAAAA3k/yKqM6IEYQB8/s320/Render%2BExterior_004.jpg” title=” Setting material Beton :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 1 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Beton :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Diskriminatif file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi samudra makin bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik episode map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Memperbedakan TexBitmap<br />
          ~> Memilah-milah file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah skor bump menjadi 1 (setiap material berbeda nilai bump)</p>
<p class= Setting material Batu Palimanan :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 4 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://3.bp.blogspot.com/-jrE-4ITk6tY/VUwjZv3YrZI/AAAAAAAAA3o/6gNyQGFtca0/s320/Render%2BExterior_005.jpg” title=”Setting material Batu Palimanan :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 4 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Material Batu Palimanan</p>
<p>
           Setting material Provokasi Palimanan :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg bagi di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik bagian map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Memperbedakan file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah ponten bump menjadi 4 (setiap material berlainan poin bump)</p>
<p class=  Setting material Batu Paras Jogja :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 5 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://3.bp.blogspot.com/-BkXZzs6AneI/VUwjajy_G4I/AAAAAAAAA30/G7VSRbyn9I4/s320/Render%2BExterior_006.jpg” title=” Setting material Batu Paras Jogja :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 5 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Alai-belai Tampang Jogja :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Membeda-bedakan TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg bakal di jadikan texture (texture resolusi raksasa lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik bagian map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Pilih file (file grayscale kian bagus daripada file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah nilai bump menjadi 5 (setiap material farik angka bump)</p>
<p class= Setting material Batu Palimanan Hitam :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 2 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://3.bp.blogspot.com/-8FonOnGUiEM/VUwjbvf87HI/AAAAAAAAA34/SDeAUPxP8ck/s320/Render%2BExterior_007.jpg” title=”Setting material Batu Palimanan Hitam :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 2 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Material Alai-belai Palimanan Hitam</p>
<p>
           Setting material Bujukan Palimanan Hitam :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg buat di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik babak map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Pilih file (file grayscale kian bagus daripada file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah kredit bump menjadi 2 (setiap material berbeda poin bump)</p>
<p class= Material Batu Travertin Setting material Batu Travertin :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.2 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok” height=”226″ src=”https://4.bp.blogspot.com/-L6vUunnjL6U/VUwjcVv_ynI/AAAAAAAAA4A/afmAPp9rBsk/s320/Render%2BExterior_008.jpg” title=”Material Batu Travertin Setting material Batu Travertin :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.2 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok” width=”320″>
        </p>
<p>
          Material Bujukan Travertin<br />
          Setting material Batu Travertin :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Diskriminatif TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Reflection :</p>
<p>
           ~> Klik kanan pada keunggulan material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Pilih Reflection<br />
          ~> Klik M<br />
          ~> Plih TexFrasnel<br />
          ~> Rubah kredit IOR menjadi 1.2 (angka semakin tangga akan semakin mengkilap)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p class=  Setting material Kayu 1 :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (untuk mengurangi sedikit noise) ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok ~> Hiligh    : 0,85 ~> Reclect : 0,85 ~> Subdivs  : 10″ height=”226″ src=”https://4.bp.blogspot.com/–hh_tNjoEDc/VUwjdj7_8wI/AAAAAAAAA4M/yhCcUuKOGBg/s320/Render%2BExterior_009.jpg” title=” Setting material Kayu 1 :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (untuk mengurangi sedikit noise) ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok ~> Hiligh    : 0,85 ~> Reclect : 0,85 ~> Subdivs  : 10″ width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Kayu 1 :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Memilah-milah TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg buat di jadikan texture (texture resolusi raksasa lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Reflection :</p>
<p>
           ~> Klik kanan sreg nama material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Memilah-milah Reflection<br />
          ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (bagi mengurangi sedikit noise)<br />
          ~> Plih TexFrasnel<br />
          ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Hiligh    : 0,85<br />
          ~> Reclect : 0,85<br />
          ~> Subdivs  : 10</p>
<p class=  Setting material Kayu 2 :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (untuk mengurangi sedikit noise) ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok ~> Hiligh    : 0,85 ~> Reclect : 0,85 ~> Subdivs  : 32  ” height=”226″ src=”https://1.bp.blogspot.com/-KwolxvdC1rw/VUwjepk8wTI/AAAAAAAAA4U/XSahYCsXhqI/s320/Render%2BExterior_010.jpg” title=” Setting material Kayu 2 :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (untuk mengurangi sedikit noise) ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok ~> Hiligh    : 0,85 ~> Reclect : 0,85 ~> Subdivs  : 32  ” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Kayu 2 :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi osean bertambah bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Reflection :</p>
<p>
           ~> Klik kanan pada nama material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Pilih Reflection<br />
          ~> Klik M rubah angka Reflection menjadi 0,5 (kerjakan mengurangi sedikit noise)<br />
          ~> Plih TexFrasnel<br />
          ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Hiligh    : 0,85<br />
          ~> Reclect : 0,85<br />
          ~> Subdivs  : 32</p>
<p class=  Setting material Kaca :  ~> Diffuse color Black (RGB 0) ~> Pilih Transparency color White (RBG 255) ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah rubah warna pada perpendicular menjadi R : 190 G : 190 B : 190 ~> Klik Ok  Menambahkan Refraction :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Refraction” height=”226″ src=”https://1.bp.blogspot.com/-zRHIQKPb5RY/VUwjfc0hWGI/AAAAAAAAA4c/0atjycwtYCM/s320/Render%2BExterior_011.jpg” title=” Setting material Kaca :  ~> Diffuse color Black (RGB 0) ~> Pilih Transparency color White (RBG 255) ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah rubah warna pada perpendicular menjadi R : 190 G : 190 B : 190 ~> Klik Ok  Menambahkan Refraction :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Refraction” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Kaca :</p>
<p>
           ~> Diffuse color Black (RGB 0)<br />
          ~> Pilih Transparency color White (RBG 255)<br />
          ~> Pilih file .jpg lakukan di jadikan texture (texture resolusi besar bertambah bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Reflection :</p>
<p>
           ~> Klik kanan pada keunggulan material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Memperbedakan Reflection<br />
          ~> Klik M<br />
          ~> Plih TexFrasnel<br />
          ~> Rubah rubah warna plong perpendicular menjadi R : 190 G : 190 B : 190<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Refraction :</p>
<p>
           ~> Klik kanan sreg segel material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Pilih Refraction</p>
<p class=  Merubah Region sequence menjadi Top - Bottom (untuk mengatur laju bucket render) Merubah nilai Ozon pada Envoronment sky ~> Klik M pada GI (skylight) ~> Pilih Texsky ~> Rubah nilai Ozon menjadi satu (nilai standar ozon 0.35)” height=”226″ src=”https://1.bp.blogspot.com/-IOhze9KLkNA/VUwjgxAy09I/AAAAAAAAA4k/Bkl15vRuCkA/s320/Render%2BExterior_012.jpg” title=” Merubah Region sequence menjadi Top – Bottom (untuk mengatur laju bucket render) Merubah nilai Ozon pada Envoronment sky ~> Klik M pada GI (skylight) ~> Pilih Texsky ~> Rubah nilai Ozon menjadi satu (nilai standar ozon 0.35)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Merubah Region sequence menjadi Top – Bottom (lakukan menata laju bucket render) Merubah nilai O plong Envoronment sky<br />
          ~> Klik M pada GI (skylight)<br />
          ~> Memilah-milah Texsky<br />
          ~> Rubah biji Udara murni menjadi suatu (kredit standar o 0.35)</p>
<p class=  Mengaktifkan & merubah Overide Focal length menjadi 25,5 (untuk mengatur jarak pandang) Merubah shutter speed menjadi 200 Merubah nilai Noise threshold menjadi 0,005 (nilai standar 0,01) Merubah type Color mapping menjadi Reinhard Menambahkan hasil output Render ID

Mengaktifkan & merubah Overide Focal length menjadi 25,5 (buat mengatur jarak pandang) Merubah shutter speed menjadi 200
Merubah kredit Noise threshold menjadi 0,005 (nilai kriteria 0,01) Merubah type Color mapping menjadi Reinhard
Menambahkan hasil output Render ID

 Merubah nilai Max rate menjadi -1 (nilai standar -2) Merubah nilai Subdives menjadi 1000 ( nilai standar 800)

Merubah nilai Max rate menjadi -1 (nilai barometer -2) Merubah nilai Subdives menjadi 1000 ( kredit standar 800)

Edit selanjutnya dengan Photoshop sesuai selera.  Tutorial ini dipersembahkan oleh komunitas Sketchup indonesia Sketchunesia.

Edit selanjutnya dengan Photoshop sesuai selera.
Tuntunan ini dipersembahkan makanya komunitas Sketchup indonesia Sketchunesia.

Tutorial Settingan Vray Sketchup Bahasa Indonesia By: Master FAHRUDIN YUNIANTO #2

Sumur: Sketchunesia

Tutorial Settingan Vray Sketchup Bahasa Indonesia By: Master FAHRUDIN YUNIANTO #2

Maka itu

Source: https://serbaserbipost.blogspot.com/2015/05/tutorial-settingan-vray-sketchup-bahasa.html