Tutorial Sap 2000 Bangunan 2 Lantai

TUGAS BESAR

Kajian SAP2000 STRUKTUR Bangunan

UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Ain Orasi Padepokan Perancangan Dosen Pembimbing: ZEL CITRA, ST. MT.

Disusun oleh:

  1. Ramalan Saputro (41115120027)
  2. Priston Nainggolan (41115120021)
  3. Makan besar Purba (41115120006)
  4. Tanglung Wahyu Ningsih (41115120097)

Perhimpunan MERCUBUANA FAKULTAS TEKNIK SIPIL JAKARTA

Pembukaan PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis ucapkan kepada Allah S.W, Tuhan yang Maha Esa karena atas pertolongan dan Karunia-Nya penulis dapat menguasai penulisan Tugas Besar netra kuliah Studio Perancangan sreg waktu yang mutakadim ditentukan. Privat proses penyusunan penulisan penulisan Tugas Besar indra penglihatan kuliah Studio Perancangan ini tentunya penulisan lain pemaafan dari beragam hambatan, doang atas bantuan dan dorongan bermula bermacam ragam pihak, penulisan Tugas Besar ini boleh diselesaikan dengan baik. Bagi itu penulis tidak lupa menyabdakan terimakasih kepada : 1. Yth. Bpk. ZEL CITRA, ST. MT., selaku dosen mata ceramah Studio Perancangan nan memberikan materi untuk menyelesaikan tugas segara ini. 2. Teman-tara, nan kondusif menyelesaikan Tugas Besar Studio Perancangan. 3. Kedua orang tua tercinta yang selalu kontributif dan terus memberikan doa dan motivasi ataupun materil. 4. Tandingan – antiwirawan Mahasiswa Mercubuana Fakultas Teknik Reguler 2. Akhir prolog, penulis mencatat bahwa mungkin masih terwalak banyak kekurangan n domestik Deklarasi Tugas Besar Studio Perencangan ini. Makanya karena itu, kritik dan saran bermula pembaca akan sangan bermanfaat bagi notulis. Semoga laporan ini berguna bagi berbagai pihak yang bersangkutan, khususnya para pembaca. Jakarta, 27 Juli 2022 Penulis,

Kerumunan 3

DAFTAR IS

i

DAFTAR Referensi…………………………………………………………………………………………………………….

iii

BAB 1

PENDAHULUAN

1 Pendahuluan Sub bab ini erisi akan halnya hal-kejadian mendasar nan dibutuhkan internal proses pendesainan, seperti deskripsi umum struktur dan juga pembebanan lega bangunan.

1 Permukaan Belakang Perencanaan struktur gedung gedung tahan gempa sangat terdahulu di Indonesia, menghafal sebagian besar wilayahnya terletak datam wilayah gempa dengan intensitas moderat hingga tinggi. Kebutuhan akan bangunan resistan gempa ialah sebuah hal yang harus terpenuhi, khususnya untuk daerah-daerah dengantingkat kerawanan gempa jenjang seperti di Indonesia.

Berdasarkan camar duka yang telah terjadi, keruntuhan bangunan akibat bencana gempa marcapada menelan korban jiiwa intern jumlah yang cukup besar.

1 Rumusan Problem Berdasarkan permasalahan nan diuraikan pada latar belakang, bisa diambil suatu rumusan sebagai berikut :  Mengigat Indonesia akhir-penutup ini sayang dilanda gempa, maka diperlukan merencanakan struktur gedung tahan gempa. 1 Harapan Perencanaan Harapan yang ingin dicapai berusul penyusunan laporan tugas besar ini yakni mendapatkan hasil hitungan struktur bangunan gedung Universitas 10 lantai tahan gempa yang berlokasi di daerah tingkat Jakarta.

 Lantai Dua (2)

 Ubin Tiga (3)

 Tegel Empat (4)

 Lantai Lima (5)

 Lantai Delapan (8)

 Lantai Sembilan (9)

 Ubin Sepuluh (10)

 Tarup

1.7 Beban Mati (Dead Load) Bagasi senyap adalah tanggung seluruh komponen atom sistemis bangunan nan terdiri atas pelat, balok, rubrik, dan dinding lengser. Bahara mati akan dihitung menunggangi SAP.

1.7 Beban Nyenyat Tambahan (Super Imposed Dead Load) Bahara senyap tambahan adalah barang bawaan suku cadang non-sistemis (arsitektur dan MEP) nan terletak pada struktur konstruksi. Tanggung SIDL nan digunakan kerumahtanggaan desain ini adalah :  Bahara plafon & Penggantung : 18 kg/m 2  Kewajiban Spesi Lantai : 53 kg/m 2  Pikulan Fin. Keramik : 24 kg/m 2  Baban MEP : 25 kg/m 2  Beban Dinding Bata : 250 kg/m 2

1.7 Beban Hidup (Live Load) Bagasi Hidup atau live load yaitu tanggung yang terjadi akibat penghunian atau penggunaan gedung nan berasal bersumber barang maupun orang yang dapat berpindah bekas sehingga mengakibatkan perubahan dalam pembebanan keramik dan sengkuap. Beralaskan SNI 1727:2013 adalah bak berikut: Hunian atau penggunaan Merata (Kg/m 2 ) Ruang Kelas, Sidang 195, Gudang 732, Lobby & Smoke Lobby 488, Ruang Laboran 488, Lab. Komputer 732, Pangsa Koleksi /Penyimpanan 732,

1.7 Beban Gempa (SNI 1726:2002) 1. Wilayah Gempa Gedung Perkumpulan ini berada di Jakarta , dimana menurut negeri gempa SNI 03-1726-2002 Jakarta terdapat pada wilayah 3.

  1. a Daerah Gempa Indonesia dengan Percepatan Puncak Batuan Dasar Perioda Ulang 500 Tahun (SNI 03-1726-2002)
  2. Macam Tanah Variasi yang digunakan puas konstruksi ini merupakan Tipe Tanah Sedang.

Wilaya h Gempa

Percepata n puncak (‘g’)

Percepatan puncak tampang tanah, Ao (‘g’) Tanah Keras Tanah Sedang Tanah Lunak Lahan 1 0,03 0,04 0,05 0,08 DiperlukanKhusus 2 0,10 0,12 0,15 0,20 evaluasi

1.7 Kombinasi Pembebanan (Load Combination) Hubungan pembebanan bagi metode ultimit struktur, onderdil struktur, dan elemen fondasi harus dirancang sedemikian rupa sampai lestari rencananya sama alias melebihi otoritas beban terfaktor.

Beralaskan SNI 2847:2013 pasal 9.2; relasi pembebanan terfaktor, yaitu sebagai berikut:

  1. 1,4 DL
  2. 1,2D + 1,6LL
  3. 1,33D + 0,5LL + 1,3EX + 0,39EY
  4. 1,33D + 0,5LL – 1,3EX – 0,39EY
  5. 1,33D + 0,5LL + 0,39EX + 1,3EY
  6. 1,33D + 0,5LL – 0,39EX – 1,3EY Di mana : DL = beban mati, termasuk SDL LL = beban usia EX = beban gempa arah – x EY = barang bawaan gempa arah – y

Gerbang 2

PERENCANAAN AWAL DIMENSI STRUKTUR

2 Preliminary Balok Pada taksiran dimensi awal elemen balok, digunakan rumus tinggi balok (h) paling kecil sebagai berikut : Balok Emak L / 12 Balok Anak L / 14 Sedangkan dempak balok dihitung dengan rumus h/2. Didapat sebagai berikut: Variasi B H L B1 400 700 7. B2 400 700 7. B3 400 700 7. B4 350 700 7. B5 350 500 4. B6 400 800 7. B7 400 700 7. B8 400 1 7. B9 300 500 4. BA 300 500 7. BA4 250 400 7. BA5 250 1 3.

III – 16

2 Preliminary Rubrik Perhitungan struktur ruangan menunggangi rumus laksana berikut : Komplet : b. Balok + 100mm = 600mm + 100mm : 700mm Dengan data-data yang telah dihitung maka terdapat 5 titik kolom dengan 8 macam format rubrik berlainan pada desain bangunan rumah sakit ini.

A Sat x Sat B 1 K1A 700 mm x mm 700 2 K1B 700 mm x mm 700 3 K1C 700 mm x mm 700 4 K1D 700 mm x mm 700 5 K2A 400 mm x mm 700 6 K2B 400 mm x mm 700 7 K3 400 mm x mm 400 10 KB

No. Type Kolom Ukuran

ø

Pintu 3

PERMODELAN

3 Define Grid and Story Data 1)Jalankan program SAP2000 versi 15 ultimate 2)Pilih menu File → New model… 3)Memilah-milah satuan Kg, m, C dan memperbedakan template 3D Frames 4)Double Klik pada area grid, Dahulu edit grid sesuai design nan tentukan.

 Define Grid System Data

 Hasil Grid Sesuai Design

Source: https://www.studocu.com/id/document/universitas-mercu-buana-jakarta/civil-engineering/desain-struktur-menggunakan-sap-2000/7335325