Tutorial Microsoft Access 2007 Pdf Bahasa Indonesia

Oleh:
Haer Talib
(HaerTalib.com)

Kata sandang ini yaitu kilap kedua dari pertautan tulisan MS Access kerjakan Pemula. Plong artikel ini kita akan tiba menggunakan Microsoft Access bakal membuat file database dan membuat table data.

(Klik di sini bagi melihat kata sandang permulaan)

Menjalankan Microsoft Access

Saya berasumsi ia sudah mempunyai Microsoft Access versi yang yunior, paling tidak varian 2007. Pada goresan ini saya menggunakan
Microsoft Access varian 2010, atau kita sebut “Access 2010”. Tiba bersumber Access 2007, file database yang digunakan telah n domestik format
.accdb
(versi sebelumnya menggunakan ukuran file
.mdb). antara Access 2007 dengan Access 2010 “tampak” terbatas farik, hanya anda masih bisa latihan mengikuti tulisan ini. Kerjakan varian-versi 2022, 2022, dan 2022 “tampak” mirip dengan versi 2010, dan jika ada perbedaan
in syaa Allah
akan saya sebutkan, atau anda seorang bisa menyesuaikannya.

CATATAN: anda harus memiliki Microsoft Access versi full (full version) lakukan bisa membuat file database dan menggunakannya bagi mengelola data ataupun membuat program aplikasi. Microsoft Access versi runtime (runtime version) namun bisa digunakan bakal menjalankan program tuntutan nan dibuat dengan Microsoft Access.

Untuk menjalankan Microsoft Access, tekan tombol Windows terlampau ketik “Access” cak bagi berburu permohonan Microsoft Access (asumsi: anda menggunakan Windows 8 atau nan makin baru). Klik ikon “Microsoft Access” untuk menjalankannya. Mandu lain yaitu dengan double-click ikon “Microsoft Access” sreg Desktop atau Taskbar (jika ada).

Gambar 1. Tampilan Microsoft Access 2010 ketika dijalankan

Mewujudkan File Database

Lega Access 2010 akan terbantah sebagaimana Gambar 1. Di sini kita akan membuat sebuah file database yunior.

  1. Pastikan jerambah “New”, lalu klik sreg ikon “Blank Database”.
  2. Klik ikon “Folder” adv amat arahkan ke lokasi penyimpanan file database yang diinginkan. Beri tera file, dan bagi latihan kita berilah label file “TOKO” lalu klik “OK”.
  3. Klik tombol “Create”.

Mungkin anda menyoal, apa doang kelebihan pilihan yang terhidang sreg layar di atas? Selain “Blank Database” ada lagi “Blank Web Database” dan “Templates”.

Blank Database” digunakan jika kita ingin membuat file database “biasa” atau yang umum lakukan menyimpan data. Pilihan ini lakukan membuat “desktop database”.

Blank Web Database” digunakan cak bagi membuat file database yang bisa diakses melalui Web Browser. Database ini bisa diakses melalui jaringan Intranet maupun Internet, hanya databasenya harus disimpan (hosted) puas sebuah
Sharepoint Peladen.

Templates” adalah model database nan disediakan oleh Microsoft (alias pihak ketiga) nan bisa langsung digunakan, misalnya bakal menciptakan menjadikan Database Assets, Database Contacts, dan bukan-tak sesuai template yang tersedia (template cak semau nan terinstal bersama Microsoft Access dan terserah pula yang tersedia secara online pada situs Office.paman). Sira boleh menyedang takhlik database berdasarkan template ini dimana Access akan otomatis menyediakan semua objek-mangsa yang diperlukan dan anda boleh langsung menunggangi database yang tercipta.

Untuk latihan, kita akan takhlik database “biasa” dimana kita akan membuat koteng incaran-objek yang diperlukan.

Sebagai skala, berikut ini merupakan tampilan takdirnya memperalat Access 2022.

Gambar 2. Tampilan Microsoft Access 2022 detik dijalankan

Bikin membuat file database baru, klik “Blank desktop database”, lalu tentukan lokasi penyimpanan dan stempel file database (untuk latihan, buatlah file database dengan logo “TOKO”).

Gambar 3. Membuat file database dengan Microsoft Access 2022

Begitu juga terlihat pada Rencana 2, pada Microsoft Access 2022 istilah “Blank Database” berubah menjadi “Blank desktop database”, sedangkan istilah “Blank Web Database” berubah menjadi “Custom web app”. Transisi ini hanya sreg tera ataupun istilah saja.

Selanjutnya, sesudah menentukan logo file database dan lokasi penyimpanannya, klik kenop “Create”. Pada Access 2022 akan terlihat sebagai berikut:

Gambar 4. Tampilan file database baru sreg Access 2022

Sedangkan lega Microsoft Access 2010 akan terlihat sebagai berikut:

Tulangtulangan 5. Tampilan file database baru pada Microsoft Access 2010

Tertumbuk pandangan “hampir” sama, bukan?

Waktu ini, klik kenop “X” kerdil di sebelah kanan atas table bikin menyelimuti
Table1. Kita tidak memerlukan table yang otomatis disediakan oleh Access ini karena kita akan membuat sendiri mulai dari semula. Jika anda penasaran dengan table yang otomatis disediakan Access tersebut, setelah menutupnya, klik menu (ribbon) “CREATE” lalu klik ikon “Table”, maka bahan table yang tadi pun akan muncul. Table ini disediakan oleh Access seharusnya pemakai pemula dapat spontan memasukkan data seperti plong Excel. Saja demikian, galibnya pengguna Access enggak menggunakan table ini karena lebih suka merumuskan sendiri struktur table yang diinginkan.

Objek-Objek sreg Access

Table
adalah alamat nan menyimpan data. Selain Table, objek yang tersuguh pada Access ialah:
Query,
Form,
Report,
Macro, dan
Module.

Sebagai perkenalan, berikut ini saya jelaskan sedikit akan halnya target Access.

Query
ialah mangsa kerjakan mengakses data. Query berisi perintah SQL (Structured Query Language) untuk mengakses data dari table atau dari query lainnya. Kaprikornus query tidak memiliki maupun menggudangkan data.

Form
adalah objek bikin membentangkan data, atau sebagai interface bikin memasukkan data.

Report
ialah objek bagi menata tata letak data kalau ingin dicetak (printout).

Macro
adalah obek yang memuat perintah (command) tanpa menuliskan acara.

Module
yaitu objek nan memuat perintah pemrograman (script
maupun
code
program).

Sebuah file Access tak harus memiliki semua objek tersebut di atas. File yang digunakan bagi menyimpan data tetapi mungkin hanya pintar objek Table (tanpa incaran yang lainnya). File begitu juga ini biasanya disebut “file database”. File yang tak mungkin tidak memiliki korban Table, tetapi memiliki objek selain Table. File ini umumnya disebut “file aplikasi”. File tuntutan dihubungkan dengan file database menggunakan
Link Table. Namun demikian, bisa sahaja sebuah file Access sudah mengandung mangsa database (Table) dan mangsa permohonan (selain Table) sekaligus.

Membuat Table

Kini kita akan membuat table bagi menyimpan data. Kita akan camar menggunakan tool “Design” dan tidak menggunakan “Wizard” agar mengetahui dari dasar dan tidak repot menjelaskan langkah-awalan Wizard.

Detik kepingin “membuat” sebuah korban, menu (ribbon) yang diklik merupakan
CREATE, lalu klik ikon perintah
Design
sesuai sasaran yang kepingin dibuat. Misalnya jika ingin membuat
Table, maka klik menu
CREATE > Table Design. Jika ingin menciptakan menjadikan
Query, maka klik menu
CREATE > Query Design, demikian seterusnya.

Sesuai dengan nama database yang kita buat bagi les, adalah “TOKO”, kita akan membuat bahan-objek table lakukan keperluan toko. Di sini kita akan menyulam data: Barang, Pelanggan, Pemasok (Supplier), transaksi Penjualan, dan transaksi Pembelian.

Gambar 6. Membuat Tabel Komoditas

Berikut ini penyelenggaraan cara pembuatan table:

  1. Klik menu
    CREATE > Table Design. Terbantah tampilan sama dengan Gambar 6.
  2. Masukkan / ketik susunan field seperti mana plong gambar.
  3. Pada field
    RecTime, klik property
    Default Value
    di bagian sumber akar dan ketik
    Now()
  4. Field
    Kode_Barang
    menggunakan macam data “Text” dengan ukuran
    20
    characters (puas Access 2022 dan nan lebih baru, varietas data ini berubah menjadi “Short Text”).
  5. Field
    Nama_Barang
    bertakaran
    50
    (anda bisa menambahkan ukuran ini kalau dirasa terlazim, namun bangun bahwa nama produk ini akan dicetak puas struk atau slip penjualan serta pemberitahuan-publikasi lainnya).
  6. Field
    Eceran
    berukuran
    10
    (asongan ini sering disingkat, misalnya “biji pelir” menjadi “bh”, “lusin” menjadi “ls”, dan sebagainya).
  7. Field
    Harga_Beli
    dan
    Harga_Jual

    menggunakan keberagaman data “Currency”, bukan “Number”. Hal ini karena tipe data “Currency” sudah lalu dioptimalkan kerjakan ponten yang berkaitan dengan tip.
  8. Field
    Keterangan
    disediakan untuk menampung data suplemen jika diperlukan / jika ada. Ukurannya
    50, namun boleh diubah sesuai keperluan.
  9. Klik field
    Kode_Barang, dahulu pada menu
    DESIGN, klik “Primary Key”. Field ini akan kita jadikan field kunci untuk menambat data ke table lain.
  10. Simpan table dengan nama “tbl_Barang” (tanpa tera kutip). Bakal menyimpan objek, klik
    ikon disket
    di bagian kiri atas, maupun tekan
    Ctrl+S.

Keterangan

:

  • Field
    RecID
    dan
    RecTime
    bertabiat opsional sahaja saya sangat menyarankan kedua field ini karena lewat bermanfaat n domestik pembuatan aplikasi dan cak bagi keperluan
    surveillance.
  • Perhatikan nama field
    tak menggunakan spasi
    (biarpun Access membolehkan spasi plong nama field dan merek objek, namun terlampau merepotkan nanti di dalam pembuatan aplikasi).
  • Ukuran field
    Text
    adalah jumlah huruf (characters) maksimal. Jika data yang diisi kurang terbit matra tersebut, Access sekadar menggudangkan data tanpa spasi di belakangnya.

Selanjutnya buatlah table Pelanggan sebagai berikut:

Rencana 7. Menciptakan menjadikan Table Pelanggan

Tata kaidah pembuatan table Pelanggan:

  1. Klik menu
    CREATE > Table Design
  2. Ketik susunan field seperti puas Gambar 7.
  3. Field
    Kode_Pelanggan
    berformat
    20.
  4. Field
    Nama_Pelanggan
    berukuran
    50.
  5. Field
    Alamat
    bermatra
    255
    (Ukuran maksimal bakal diversifikasi data Text atau Short Text. Rata-rata ukuran ini sudah layak lakukan menggampar data incaran hipotetis termasuk nama daerah tingkat dan kode pos).
  6. Field
    Telepon
    berukuran
    150
    (Untuk menapuk beberapa nomor telepon. Saat ini seseorang umumnya memeliki bilang nomor telepon terdaftar nomor HP atau WA).
  7. Field
    Email
    berukuran
    150
    (Bakal menampung bilang nomor email maupun keterangan tentang email atau akun sarana sosial lainnya).
  8. Field
    Pengumuman
    berdimensi
    255
    (Matra maksimal).
  9. Klik field
    Kode_Pelanggan
    sangat klik menu
    DESIGN > Primary Key.
  10. Simpan table dengan nama:
    tbl_Pelanggan

Buat table Pemasok sama dengan table Pelanggan, belaka field
Kode_Pelanggan
diubah menjadi
Kode_Pemasok,
Nama_Pelanggan
diubah menjadi
Nama_Pemasok. Simpan table dengan label:
tbl_Pemasok

(bersambung)

Source: http://www.rumahaccess.com/2019/08/ms-access-untuk-pemula-02.html