Tutorial Menyusui Cara Ibu Cantik Menyusui Bayi

Sebaiknya Kanak-kanak anyir Tak Terteguk, Lakukan 6 Posisi Menyusui yang Benar

Ini adalah tips menentukan posisi menyusui nan benar, paling kecil nyaman, aman, dan membahagiakan bagi Mama dan bayinya.

Kami memaklumi, menyusui bukan namun sekedar mentransmisikan ASI pada mulut bayi. Lebih, jauh lebih dari itu. Ada momen bonding dan pendekatan satu sama lain, tatapan yang mengalirkan cinta dari hati ke lever, serta ketulusan yang membuat Mama rela rungau demi kepadaan vitamin si puspa hati.

Posisi Meneteki yang Dianjurkan Agar Orok Enggak Ter-selak

Untuk itu, kami membantu Mama bakal menemukan mandu menyusui nan bermoral dan nyaman. Sendirisendiri siapa mempunyai kekurangan dan kurnia, tapi Mama bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Tentu, sebaiknya si kecil lagi tidak pula mudah ter-selak saat menerima ASI melampaui bibir kecilnya.

1. Posisi Menggendong (Cradle Hold)

memberikan asi

Posisi klasik yang banyak dilakukan maka itu para Mama. Tapi, posisi ini memang yang
paling mudah dilakukan, Ma!

  • Gendong bayi dengan kepala berpatokan plong jeluk siku tangan Mama.
  • Pegang pantat bayi dengan punggung tangan inkompatibel.
  • Arahkan badan orok sebatas wajah, perut dan lututnya mepet pada dada dan makanan Mama.
  • Arahkan tangan bayi yang rani di atas merangkul tubuh ataupun payudara Mama.

2. Posisi Gendong Cagak (Crossover Hold)

Hampir sama begitu juga posisi
cradle hold,
posisi menyusui ini menunggangi teknik menggendong cabang ataupun menggunakan tangan yang berlawanan
dengan buah dada yang digunakan untuk menyusui.

Teknik menyusui ini
bagus buat bayi nan kesulitan menempelkan mulutnya
ke puting payudara.

  • Pegang kepala bayi dengan memperalat tangan yang berlawanan dengan posisi payudara. Misal, sekiranya menggunakan payudara kiri, maka Mama harus menggunakan tangan kanan, begitu lagi sebaliknya.
  • Arahkan badan kanak-kanak anyir sampai kepala, dada dan perutnya menghadap ke dada dan kandungan Mama.
  • Arahkan mulutnya ke puting payudara dengan ibu jari.
  • Tangan Mama nan tidak digunakan untuk memegang kepala, bisa diletakkan di belakang kepala maupun bawah telinga jabang bayi.

3. Posisi Menyangga Pemimpin (Football Hold)

posisi menyusui untuk ibu yang melahirkan caesar

Posisi ini dulu
bagus untuk Mama yang bersalin dengan manuver caesar
dan menghindari bayi berdekatan pada perut Mama. Bagus juga bakal bayi dengan susah badan kecil, bayi kembar, ataupun payudara yang terlalu besar.

  • Posisikan bayi diantara tikungan tangan Mama.
  • Gunakan tangan kanan bakal memegang superior orok jika Mama menunggangi payudara sebelah kanan untuk menyusui, begitu pula sebaliknya.
  • Arahkan bacot jabang bayi ke puting buah dada dimulai dari dagu, agar jabang bayi enggak mudah menolak dengan posisi ini.

4. Posisi Berdasar (Laid-back Position)

Posisi yang kebanyakan
dilakukan untuk menyusui bayi mentah lahir.
Ini adalah cara menyusui yang bagus untuk bersantai karena bisa meluruskan kaki, apalagi caranya pula cukup mudah.

Posisi ini tepat
buat Mama yang memiliki payudara boncel,

atau menyusui bayi yang mempunyai ki gua garba nan sensitif.

  • Sandarkan punggung Mama dengan bantal.
  • Posisikan perut bayi di bawah dada, dan komandan bayi sejajar dengan payudara.
  • Pastikan hidung bayi tidak tertekan dan lehernya tidak menekuk.
  • Mulailah menyusui dengan rileks, Ma!

Baca kembali: 5 bulan-bulanan tembolok ini bisa meningkatkan produksi ASI, sudah coba, Ma?

5. Posisi Tidur Bersisian (Side-lying Position)

posisi tidur menyamping saat menyusui

Mama kembali boleh menyusui spontan berbaring. Ini ialah posisi yang tepat jika jabang bayi bangun di malam hari menanyakan cak menetek.

  • Berbaring di riuk satu jihat menghadap jabang bayi.
  • Arahkan bayi menghadap bodi Mama secara bertentangan.
  • Dorong invalid telapak orok kiranya bibirnya menentang puting buah dada.
  • Menyusui dengan posisi ini lumayan pegal, posisi bayi pula internal kondisi serong. Pastikan kanak-kanak anyir tidak tertidur ketika menyusui.

6. Posisi Bayi Duduk (Sitting Baby)

Posisi menyusui ini ter-hormat dan tepat
kerjakan bayi yang sudah boleh duduk sendiri.
Selain tidak pegal, posisi ini juga memiliki risiko paling kecil pada kasus bayi tersedak.

  • Duduklah dalam posisi remang dengan sandaran bantal nan takhlik Mama lebih nyaman.
  • Posisikan jabang bayi duduk merentang ke bodi Mama.
  • Kalungkan tangan Mama ke pinggang atau punggung bayi sebagai tempat kanak-kanak anyir bersandar.
  • Pastikan gala dan punggung bayi sejajar, dan hidungnya bukan terdesak.

Dari keenam posisi di atas, yang manakah yang menjadi favorit Mama dan si kerdil?

Apapun posisinya, yang terpenting konsisten arwah mengASIhi ya, Ma! Jangan lalai, gunakan
Mama’s Choice Intensive Nipple Cream
lakukan menjaga puting buah dada tetap lumat, lembap, dan bukan mudah melecur atau terluka. Aktivitas ibu menyusui bayi makara menyenangkan,
bondingpun tunak membahagiakan.

Selain itu, setelah menyusui biasanya tubuh mengalami pegal di beberapa titik. Terimalah, Mama bisa menunggangi Mama’s Choice Herbal Oil. Mengandung…..

Tak kepala dingin menanti produknya? Tunggu kabar berasal kami segera, ya. Pantau terus informasinya di
Instagram @mamaschoiceid
ataupun
Facebook Mama’s Choice.
Siapa tahu, Mama bisa jadi keseleo suatu juara produk prodeo dari kami!

Jangan lupa, kunjungi jugaOfficial Store Mama’s Choice di Shopeeuntuk mendapatkan promo menarik hingga 40% dan cuma-cuma ongkir ke seluruh Indonesia! Klik
banner
untuk pengetahuan sesudah-sudahnya.

Tya

Gemar menulis dan bercerita. Membagikan kisah, pengalaman dan inspirasi melintasi alas kata-kata. Perempuan yang terlihat melodrama, tapi suka tertawa. Sedang bersiap-siap menanti kehadiran si kecil dalam hidupnya. Mudah-mudahan semakin menyabarkan, berceritalah sira. Di sini.


Source: https://mamaschoice.id/article/6-posisi-menyusui-yang-benar/