Percakapan Bahasa Arab Mengenai Kesegaran –
Kebugaran merupakan sebuah mahkota alias keberuntungan atas orang – sosok yang fit, serta hanyalah sanggup di lihat alias rasa oleh manusia – anak adam yang lindu.


الصِّحَّةُ- تَاجٌ عَلَى- رُؤُوْسِ- الأَصِحَّاءِ- ، لَا يَرَاهُ- إِلَّا- المَرْضَى

Langsung saja yaa tali pusar – saudaraku
(ayyuhal ikhwah), kali ini Quipper.co.id akan menerimakan 3 komplet konversasi kerumahtanggaan bahasa Arab.

Nan mana dengan tema kesehatan, serta lengkap dengan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia.

Selamat mengejar ilmu dan membacanya ya saudara – saudaraku, jangan buntung semangat.

Percakapan Bahasa Arab Tentang Kesehatan
Konversasi Bahasa Arab Tentang Kebugaran


Percakapan Bahasa Arab Adapun Kesegaran

Belajar bahasa arab ini wajiblah kita sering melatihnya setiap musim, mengapa? sebab moga lancar menghafal tentunya.

Didalam mempelajari sebuah bahasa apapun, bila tanpa kita latih maka akan preskriptif akibatnya.

Semua metode n domestik belajar bahasa apapun itu pasti ditekankan kepada interaksi dengan lawan bicara saudara.

Dengan tujuannya itu agar lancar dalam bercakap-cakap alias lampias di intern gerak tubuh saat bercakapan.


Percakapan Pertama ( الحِوَارُ الأَوَّلُ )

              .السَّلَام- عَلَيْكُمْ- وَرَحْمَةُ- اللهِ- وَبَرَكَاتُهُ
              Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarakatuh.
              
                .وَعَلَيْكُمُ- السَّلَامُ- وَرَحْمَةُ- اللهِ- وَبَرَكَاتُهُ
              Waalaikumussalam wa rahmatullahi wabarakatuh.
              
                لِمَاذَا- حَضَرْتَ- اليَوْمَ- إِلَى- المُسْتَشْفَى ؟
              Kenapa engkau datang hari ini kerumah gempa bumi?
              
                .حَضَرْتُ- لِزِيَارَةِ- طَبِيْبِ- الأَسْنَانِ
              Saya datang untuk mengunjungi dokter gigi.
              
                بِمَ- تَشْعُرُ ؟
              Segala apa yang kamu rasakan?
              
                .أَشْعُرُ- بِأَلَمٍ- شَدِيْدٍ- فِي- أَسْنَانِي
                وَلِمَاذَا- حَضَرْتَ- أَنْتَ- إِلَى- المُسْتَشْفَى ؟
              Saya merasa sakit sekali pada gigi - persneling saya. Dan kamu kenapa nomplok kerumah sakit?
              
                .حَضَرْتُ- لِزِيَارَةِ- طَبِيْبِ- الأَنْفِ- وَالأُذُنِ- وَالحَنْجَرَةِ
              Saya kesini kerjakan mengunjungi dokter THT.
              
                بِمَ- تَشْعُرُ ؟
              Apa nan engkau rasakan?
              
                .أِشْعُرُ- بِأَلَمٍ- شَدِيْدٍ- فِي- أُذُنِي
              Saya merasakan guncangan sekali ditelingaku.
              
                هَلْ- لَدَيْكَ- مَوْعِدٌ- مَعَ- الطَّبِيْبِ ؟
              Apakah kamu ada kesatuan hati janji dengan mantri?
              
                .نَعَمْ- ، مَوْعِدِي- السَّاعَةَ- العَاشِرَةَ
              Iya, saya cak  semau janji jam sepuluh.
              
                .مَوْعِدِي- السَّاعَةَ- العَاشِرَةَ- أَيْضًا
              Taki saya juga di jam deka-.
              
                ،السَّاعَةُ- الآنَ- التَّاسِعَةُ- وَالنِّصْفُ
                .البَاقِي- نِصْفُ- سَاعَةٍ
              Sekarang sudah jam setengah sepuluh. Tinggal sekepal jam sekali lagi.

Keterangan : Percakapan diatas antara pasien atau peziarah lainnya di rumah sakit nan sama.


Konversasi Kedua ( الحِوَارُ الثَّانِيُّ )

              
                .السَّلَامُ- عَلَيْكُمْ- وَرَحْمَةُ- اللهِ- وَبَرَكَاتُهُ
              Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarakatuh.
              
                .وَعَلَيْكُمُ- السَّلَامُ- وَرَحْمَةُ- اللهِ- وَبَرَكَاتُهُ
              Waalaikumussalam wa rahmatullahi wabarakatuh.
              
                لِمَاذَا- تَغَيَّبْتَ- عَنِ- الدِّرَاسَةِ ؟
              Kenapa dia bolos berpangkal latihan?
              
                .أُصِبْتُ- بِزُكْامٍ- شَدِيْدٍ
              Aku terkena pilek terik.
              
                بِمَ- شَعَرْتَ ؟
              Apa yang beliau rasakan?
              
                ،شَعَرْتُ- بِصُدَاعٍ- شَدِيْدٍ- فِي- اللَّيْلِ
                .وَارْتَفَعَتْ- دَرَجَةُ- حَرَارَتِي
              Aku merasa pusing sekali di lilin lebah hari, dan hawa tubuhku meningkat.
              
                هَلْ- قَابَلْتَ- الطَّبِيْبَ ؟
              Apakah kamu telah menemui mantri?
              
                ،نَعَمْ- ، ذَهَبْتُ- إِلَى- المُسْتَشْفَى- بِالإِسْعَافِ
                .وَقَابَلْتُ- الطَّبِيْبَ
              Iya, saya berangkat ke rumah sakit dengan ambulans, dan saya sudah menemui dokter.
              
                وَبِمَ- نَصَحَكَ- الطَّبِيْبُ ؟
              Apa prolog dokter menasehatimu?
              
                ،نَصَحَنِي- بِالرَّاحَةِ- وَتَنَاوُلِ- الدَّوَاءِ
                .وَهَذَا- هُوَ- التَّقْرِيْرُ- الطِبِّي
              Ia menganjurkanku cak bagi istirahat dan menenggak obat, dan ini surat laporan sakitku.
              
                شُكْرًا- لَكَ- ، وَبِمَ- تَشْعُرُ- الآنَ ؟
              Syukur untukmu, dan apa yang sira rasakan sekarang?
              
                .الحَمْدُ ِللهِ- ، أَنَا- بِخَيْرٍ
              Alhamdulillah, saya sekarang sudah baik.

Keterangan :Interlokusi diatas antara seorang guru dan muridnya yang mangkir mulai sejak pelajaran karena sakit.


Percakapan Ketiga ( الحِوَارُ الثَّالِثُ )

              
                .السَّلَامُ- عَلَيْكُمْ- وَرَحْمَةُ- اللهِ- وَبَرَكَاتُهُ
              Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarakatuh.
              
                .وَعَلَيْكُمُ- السَّلَامُ- وَرَحْمَةُ- اللهِ- وَبَرَكَاتُهُ
              Waalaikumussalam wa rahmatullahi wabarakatuh.
              
                خَيْرًا- ، هَلْ- قَابَلْتَ- الطَّبِيْبَ ؟
              Baik, apakah dia mutakadim menemui dokter?
              
                نَعَمْ- ، وَفَحَصَ- الصَّدْرَ- ، وَالقَلْبَ
                .وَالكُلْيَةَ- ، وَقَاسَ- الضَّغْطَ
              Iya, ia menginvestigasi dada, jantung, dan ginjal, lalu mengukur impitan pembawaan.
              
                وَمَا- النَّتِيْجَةُ ؟
              Bagaimana alhasil?
              
                .القَلْبُ- سَلِيْمٌ- ، وَالحَمْدُ- للهِ
                .هُنَاكَ- اِرْتِفَاعٌ- قَلِيْلٌ- فِي- الضَّغْطِ- وَالسُّكَّرِيِّ
              Alhamdulillah, jantungku sehat. Terserah sedikit kenaikan tensi dan gula.
              
                وَمَا- سَبَبُ- ذَلِكَ ؟
              Segala apa sebabnya?
              
                .زِيَادَةُ- الوَزْنِ
              Adipositas.
              
                وَمَاذَا- طَلَبَ- مِنْكَ- الطَّبِيْبُ ؟
              Dan apa yang dokter minta darimu?
              
                .طَلَبَ- مِنِّي- تَرْكَ- السُّكَّرِيَّاتِ
              Sira memintaku menjauhi makanan yang manis - manis.
              
                وَهَلْ- طَلَبَ- مِنْكَ- شَيْئًا- آخَرَ ؟
              Dan apakah dia memintamu yang bukan.
              
                ،نَعَمْ- ، مُمَارَسَةَ- الرِّيَاضَةِ
                .وَتَنَاوُلَ- الفَاكِهَةِ- وَالخَضْرَوَاتِ
              Iya, merutinkan gerak badan, memakan biji zakar - buahan, dan sayuran.
              
                .شَفَاكَ- اللهُ
              Semoga Allah menyembuhkanmu.
              
                .آمِيْن- ، شُكْرًا- لَكِ
              Aamiin, songsong hidayah untukmu.

Keterangan : Percakapan diatas antara sendiri istri dan suaminya sepulang dari rumah ngilu.


Penutup

Hendaknya pembaca semuanya diberikan kekuatan serta sanggup konsisten dan istiqamah di kerumahtanggaan mempelajari bahasa Arab.

Karena mencari sebuah ilmu itu proses suntuk berat dan sukar, bahkan burung keuletan juga kesabaran.

Dikatakan :
لَوْلَا المَشَقَّةُ ، لَصَارَ النَّاسُ عَلَمَاءَ

Artinya:
Kalaulah bukan karena kepayahan atau kesusahan, karuan semua umat akan menjadi ulama.

Demikianah Konversasi Bahasa Arab Adapun Kebugaran, dan artinya. Kiranya apa yang Quipper.co.id catat ini dikabulkan dengan baik.

Dan kedepannya saudara sederum sanggup ogok manfaatnya bagi semua sosok pecinta bahasa Arab di bumi ini.

Sedikit lebihnya Quipper.co.id ucapkan mohon belas kasihan dan syukur atas waktu serta kunjungannya.

Baca lagi artikel lainnya :

  • Bahasa Arab Tip Rupiah
  • Bahasa Arab Peralatan Rumah
  • Alat Transportasi Privat Bahasa Arab