Contoh Klausa Dalam Bahasa Inggris

Mempelajari satu bahasa baru sangatlah meredam emosi. Ada banyak hal yang boleh kita sempat dan pelajari dari sebuah bahasa. Baik itu mengenai satah belakang digunakannya suatu bahasa, pengujaran dan pengucapan majemuk pembukaan-kata n domestik bahasa yang sedang kita pelajari tersebut, tata bahasanya dan bagaimana hingga satu kalimat nan runtut dapat terlatih dalam bahasa tersebut. Dan masih banyak hal yang menyenangkan lainnya nan dapat kita ambil ilmunya.

Begitu pula dengan Bahasa Inggris. Ada banyak yang dapat kita pelajari internal Bahasa Inggris. Kita dapat mempelajari tentang bagaimana menitahkan suatu pembukaan atau kalimat dalam Bahasa Inggris, ataupun yang pada galibnya kita kenal dengan cap
English pronunciation
(pelafalan ataupun pengucapan internal Bahasa Inggris).

Kita juga disajikan pembahasan tentang bagaimana suatu kalimat yang baik dan runtut terbentuk privat Bahasa Inggris, atau yang dikenal pula dengan
English grammar
(tata bahasa dalam Bahasa Inggris).

Lalu, apakah nan dimaksud dengan sintaksis dalam Bahasa Inggris itu seorang?

Pengelolaan bahasa dalam Bahasa Inggris adalah kumpulan satu rasam-aturan yang memiliki struktur atau urutan yang bertujuan menata bagaimana kita menyusun suatu alas kata, frasa, atau kalimat menjadi satu ketunggalan yang sempurna dan runtut.

Mempelajari tata bahasa, terutama ketika kita baru saja berangkat mempelajari Bahasa Inggris, sangat terdepan dan bermanfaat. Apa sajakah manfaat dari mempelajari pengelolaan bahasa kerumahtanggaan Bahasa Inggris? Berikut yaitu beberapa kemustajaban yang kita peroleh dari mempelajari tata bahasa dalam Bahasa Inggris:

  • Mempelajari gramatika dalam Bahasa Inggris akan kondusif kita membentuk satu kalimat yang runtut dan berstruktur.
  • Mempelajari penyelenggaraan bahasa dalam Bahasa Inggris akan meminimalisir kesalahan nan kita buat detik membuat sebuah kalimat.
  • Dengan mempelajari tata bahasa dalam Bahasa Inggris, kita akan terhindarkan bersumber kesalahpahaman karena kalimat nan kita bikin memiliki arti yang salah ataupun dikarenakan tidak beraturannya kalimat yang kita susun.

Pelecok suatu yang harus kita kenal dan pelajari kerumahtanggaan tata Bahasa Inggris adalah kalusa. Apakah yang dimaksud dengan klausa? Klausa adalah gabungan atau interelasi dari dua alias lebih pengenalan. Cak bagi membentuk sebuah klausa, syarat nan harus dipenuhi adalah hadirnya
subject in a sentence
(subyek dalam sebuah kalimat) dan
verb in a sentence
(pembukaan kerja dalam sebuah kalimat).

Mari kita perhatikan contoh berikut ini.

  • Gunawan eats
    (Gunawan makan).
  • She is walking
    (sira madya melanglang).
  • Chelsea went to campus
    (Chelsea pergi ke kampus).

Dari ketiga contoh di atas, kita dapat melihat adanya subyek dan kata kerja yang muncul ataupun hadir di dalamnya. Ini artinya kita sudah mewujudkan sebuah klausa. Lalu, bagaimana kita mengetahui apabila suatu kalimat lain mengandung klausa?

Permulaan-tama, silakan perhatikan transendental berikut ini.

  • On September 1st

    (pada sungkap 1 September)
  • At midnight
    (di tengah lilin lebah)
  • A bowl of soup
    (semangkok sup)

Segala nan dapat kita simpulkan terbit memerhatikan kombinasi kata-pembukaan dari contoh di atas? Apakah teoretis-model di atas ialah klausa?

Jawabannya: tidak. Perpautan pembukaan-kata dari arketipe di atas enggak adalah sebuah klausa.

Kalimat yang tidak mengandung klausa, puas lazimnya, dapat diidentifikasi melalui kombinasi bermula kata-kata yang di dalamnya tak mengandung subyek dan kata kerja. Seandainya kita menemukan kata-kata seperti itu, maka wasilah berpangkal kata-prolog tersebut bukanlah sebuah klausa, melainkan sebuah
phrase
(frasa).

Dengan demikian, aliansi alas kata-prolog dari tiga contoh di atas yaitu frasa.

Sekarang, selepas kita bisa melepaskan klausa dan frasa, kita akan berkenalan dan membahas dua keberagaman klausa nan harus kita ketahui dalam Bahasa Inggris. Kedua klausa tersebut adalah
independent clause
(klausa adil) dan
dependent clause
(klausa dependen)

1.
Independent Clause
(Klausa Independen)

Klausa permulaan yang harus kita ketahui adalah
independent clause
(klausa independen). Klausa objektif adalalah perkariban atau jalinan dari kata-kata yang di dalamnya terdapat subyek, alas kata kerja, serta mempunyai kepentingan alias makna yang utuh dan dapat dipahami. Dengan introduksi enggak, klausa independen adalah klausa yang dapat berdiri seorang.

Ada ciri-ciri singularis dalam sebuah klausa bebas nan harus kita ketahui. Ciri-ciri bermula klausa independen ialah sebagai berikut:

    • Adanya subyek yang mengerjakan suatu pekerjaan atau aktivitas intern suatu kalimat.
    • Adanya predikat. Predikat boleh berupa pencahanan atau aktivitas yang dilakukan, aksi maupun tindakan, yang tergarap maka itu subyek intern satu kalimat.
    • Makna yang ditimbulkan utuh dan teoretis.

Setelah kita mengarifi denotasi dan pula ciri-ciri dari klausa independen, berikut akan diberikan contoh-teoretis kalimat yang adalah klausa independen.

    • Harnia is eating in the dining room
      (Harnia semenjana makan di ruang bersantap).
    • Ningsih and Yulia went to the swimming pool
      (Ningsih dan Yulia menjauhi ke balong renang).
    • Mom goes to work
      (Ibu pergi bekerja).
    • I’m reading a mystery novel (saya semenjana membaca novel mirakel).
    • He is sad
      (dia sedih).
    • Seruni drove a car
      (Seruni mengendarai sebuh mobil).
    • A frog is an amphibi
      (seekor katak adalah hewan amfibi).

2.
Dependent Clause

(Klausa Dependen)

Selepas mengenal klausa netral, klausa kedua nan harus kita kenali dan pelajari dalam tata Bahasa Inggris merupakan
dependent clause
(klausa dependen). Klausa dependen yaitu jalinan alias gabungan bersumber prolog-kata nan, walaupun memiliki suatu subyek dan suatu saja introduksi kerja, memiliki makna alias guna yang kurang lengkap sehingga boleh menimbulkan gagasan atau ide yang menggantung. Dalam arti enggak, klausa dependen yaitu klausa yang tak boleh berdiri seorang.

Tentang ciri-ciri dari klausa dependen yang harus kita kenali yaitu sebagai berikut:

    • Adanya
      conjunction
      (kata sambung) yang digunakan. Komplet dari alas kata penghubung antara bukan:
      and
      (dan),
      but
      (tapi),
      so
      (jadi),
      or
      (alias),
      yet
      (belum), dan
      for
      (bagi).
    • Klausa dependen sekali lagi memiliki perkenalan awal-kata penghubung, antara lain:
      although
      (biarpun),
      after
      (selepas, sesudah),
      before
      (sebelum),
      as
      (sebagai, selagi, momen),
      because
      (karena),
      even if
      (apalagi takdirnya),
      mencicil
      (sebatas, sampai),
      whenever
      (kapanpun),
      unless
      (kecuali),
      when
      (ketika, saat),
      even though
      (tambahan pula apabila),
      while
      (sementara), dan
      whether
      (apakah).

Sehabis mengenal dan mengetahui ciri-ciri dari sebuah klausa dependen, sekarang akan diperlihatkan contoh-sempurna dari kalimat yang yaitu klausa dependen.

    • When Gary studied for his Biology quiz in the coffee shop…..
      (saat Gary belajar cak bagi kuis mata cak bimbingan Biologi di kedai kopi…)
    • Because today is sunny….
      (karena periode ini pendar…)
    • Whether he knows about it or titinada….
      (apakah dia mengetahui akan halnya ini atau bukan…)
    • Even if his parents find out….
      (malar-malar jika orangtuanya tahu…)
    • Until the moon appears…
      (sampai bulannya muncul…)
    • Unless Doni is willing to share…
      (kecuali Doni kepingin berbagi…)
    • After Susi graduated…
      (selepas Susi lulus…)
    • Before she gets angry…
      (sebelum ia menjadi marah…)
    • While Ester was eating…
      (momen Ester sedang makan….)
    • Although it hurts berpenyakitan…
      (walaupun ini menyakitiku…)
    • As the kecupan goes down…
      (momen mentari terbenam…)

Pasca- kita mematamatai contoh-contoh kalimat di atas, apakah yang dapat kita simpulkan? Nan dapat kita simpulkan adalah kalimat-kalimat di atas tidak dapat berdiri sendiri atau termuat klausa dependen. Karena klausa dependen, sebagai halnya nan mutakadim disinggung di atas, tidak dapat takut sendiri, kalimat-kalimat di atas memiliki makna nan kurang lengkap dan dapat menimbulkan kesalahan penafsiran.

3.
Combining Independent Clause and Dependent Clause
(Menggabungkan Klausa Independen dan Klausa Dependen)

Setelah kita mengenal apa itu klausa independen dan klausa dependen, juga ciri-ciri yang memperlainkan klausa independen dan klausa dependen, cak bertanya yang timbul yaitu: apakah kita bisa menggabungkan kedua klausa ini menjadi satu kalimat nan sistematis dan memiliki keefektifan penuh?

Jawabannya: bisa!

Namun, ada beberapa anju yang harus kita perhatikan sebelum menggabungkan klausa adil dan klausa dependen menjadi satu kalimat. Berikut adalah ancang-awalan nan harus terlebih dahulu kita perhatikan:

    • Kita harus memilih atau menentukan
      marker words
      (kata-alas kata penanda) maupun
      connector
      (penghubung) yang tepat bagi kalimat tersebut.
    • Selepas menemukan penghubung yang seia, gabungkanlah kedua kalimat dengan penghubung tersebut.

Dengan menggabungkan klausa independen dan klausa dependen, kita nantinya akan membentuk kalimat yang dikenal dengan nama
compound-complex sentences
(kalimat-kalimat yang majemuk dan bertingkat) atau dikenal juga dengan merek
complex sentences
(kalimat-kalimat obsesi).

Ketika menggabungkan klausa independen dan klausa dependen menjadi satu kalimat, kita dibebaskan bagi mendahulukan klausa segala yang akan diletakkan di awal kalimat. Dengan introduksi lain, klausa independen boleh diletakkan di awal alias penghabisan kalimat, dan sedemikian itu pula dengan klausa dependen.

Terserah 2 cara yang dapat kita ganti rugi cak bagi menggabungkan klausa independen dan klausa dependen menjadi suatu kalimat, yaitu:

    • Dengan menggunakan tanda koma (,)
    • Dengan tidak menggunakan stempel koma (,)

Sekarang, yuk kita lihat contoh-contoh berikut ini:

    • My pencelup sleeps after eating her cat food
      (kucingku terpejamkan pasca- memakan alat pencernaan kucingnya).
    • Because Renny finished her homework, she can go to watch her favorite movie
      (karena Renny telah memintasi karier rumahnya, sira diperbolehkan menonton film kesukaannya).
    • Unless Martha bathes her dog, she can titinada go to the book store to buy her favorite book
      (kecuali Martha memandikan anjingnya, ia tidak dapat pergi ke toko buku bikin membeli buku kesukaannya).
    • Even if he told the truth, no one believes him anymore
      (terlebih jikalau anda mengatakan yang sebenarnya, tidak terserah pun yang percaya padanya).
    • Before we eat the food, let’s pray first
      (sebelum kita menyantap lambung ini, kita harus beribadat terlebih dahulu).
    • While mom is sleeping, we better finish the house chores
      (selagi ibu sedang tidur, lebih baik kita selesaikan semua pencahanan rumah).
    • We shall go to the beach because today is a sunny day
      (kita pergi namun ke tepi laut karena periode ini hari nan pendar).
    • I bought myself a french fries, while Yuna bought herself an ice cream
      (aku membeli kentang goreng buat diriku sendiri, provisional Yuna membelikan dirinya sendiri es krim).
    • A crocodile is a reptile, while a hawk is an aves
      (buaya termasuk hewan reptil, tentatif elang termasuk ke internal kelas burung).

    • Parker liked my idea for the proposal, although she asked me to revise several parts of the ajuan in the end

      (Nyonya Parker menyukai ideku untuk proposal itu, walaupun ia memintaku merevisi beberapa episode internal ajuan puas akhirnya).

Demikian taaruf dan pembahasan akan halnya segala apa itu klausa independen dan klausa dependen, dan bagaimana caranya menggabungkan kedua klausa ini menjadi satu kesatuan kalimat yang sistematis dan runtut dengan arti atau makna yang penuh.

Source: https://www.sederet.com/tutorial/klausa-independen-dan-klausa-dependen-independent-clause-and-dependent-clause/