Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Sehat

Serang, 20 Oktober 2022

Nayaka Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membagikan tiga wanti-wanti bermanfaat kepada masyarakat semoga menerapkan eksemplar hidup lebih sehat, terhindar pecah keburukan berbahaya.

“Untuk sehat itu perlu ada usaha dan ilmunya. Saya pemberian 3 tips mudah agar segak. Ini harus kita terapkan dengan loyal, karena akan membuat hidup kita bertambah baik,” Kata Menkes saat menghadiri Gemilap Hari Kebugaran Nasional Tingkat Kawasan Banten, sreg Kamis (20/10).

Yang pertama merupakan menata acuan makan sesuai kebutuhan. Menurut Menkes, pola makan yang sehat akan mereservasi jasmani dari berbagai penyakit berbahaya. Karenanya setiap makanan nan dikonsumsi harus diatur dan dijaga.

Total porsi yang disajikan n domestik satu kali bersantap harus sesuai dengan Isi Piringku, yakni dalam porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring terdiri dari 50 uang jasa buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari fruktosa dan protein.

Lebih lanjut, lengkapi Isi Piringku dengan batasi sakarosa, garam dan nikmat, cukupi kebutuhan cairan dalam badan serta mencuci tangan tangan pakai sabun cair.

“Jika ingin fit, makannya harus diatur sesuai umurnya. Seandainya bayi protein hewani seperti telur dan tetek harus diperbanyak, kerjakan usia dewasa sebaliknya, kerjakan karbohidrat mulai kurangi dan diatur supaya tidak menimbulkan penyakit diabetes dan obesitas,” sebut Menkes.

Konsumsi makanan yang beraneka ragam, lanjur Menkes, harus diimbangi dengan rutin aktivitas badan selama 30 menit sehari demi menjaga bodi tetap sehat dan bugar. Tak harus memperalat perangkat-alat yang panjang lidah, bersirkulasi dapat dilakukan dengan hal-hal terbelakang yang sering dilakukan dalam nyawa sehari-masa.

“Olahraganya bisa apa tetapi, bisa mengayuh, lari, jalan afiat. Takdirnya kita konsisten, semua penyakit akan merenggang. Jadi kuncinya itu, disiplin dan kemauan yang lestari,” ujar Menkes.

Anak bungsu, Menkes menunangi publik rutin cek kesehatan terutama 3 penyakit penyebab kematian terala di Indonesia merupakan jantung, stroke, dan kanker. Sebab, ketiga komplikasi tersebut seringkali datang tanpa ganjalan, penjamin baru mengarifi dirinya mengidap penyakit serius saat kondisinya mutakadim parah dan menderita komplikasi.

Pengawasan kesehatan, kata Menkes, lampau terdepan untuk mencerna kondisi kesehatan seseorang secara umum, sehingga apabila ditemukan label semula sebuah penyakit serius boleh terdeteksi dan ditangani langsung, sehingga kemungkinan sembuhnya makin hierarki.

“Periksa setidaknya 6 bulan atau 1 tahun sekali. Misalnya perempuan minimum banyak kanker susu harus dicek sejak sediakala. Kalau jantung harus periksa kolesterol, ini di cover BPJS. Lalu stroke, periksa tekanan darah jangan sampai diatas 140/90 mmHg,” kata Menkes.

Menkes mengingatkan bahwa tercapainya masyarakat yang sehat membutuhkan koordinasi dan kolaborasi baik dari seluruh komponen bangsa.

Karenanya melalui Gebyar Hari Kesehatan Kebangsaan ke-58 Tingkat Area Banten, Menkes mengajak pemerintah wilayah, jawatan kesegaran, kader kesehatan dan masyarakat untuk serampak mengkampanyekan paradigma hidup bersih dan sehat kepada mahajana luas.

“Aku titip, jikalau kita hidupnya mau sehat, ekonominya mau maju, dan mau lebih produktif. Kuncinya satu, harus sehat, jangan sebatas sakit. Ajar sebaiknya hidup cegak jangan sampai sakit,” pesan Menkes.

Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengontak nomor hotline Halo Kemenkes menerobos nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected] (MF)

Pejabat Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik

dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Source: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20221020/2541343/menkes-bagikan-3-tips-agar-tubuh-sehat-dan-bugar/