Cara Mengatasi No Bootable Device

Cara Memintasi No Bootable Device Found Windows


No Bootable Device merupakan pesan kerusakan puas Windows ketika baru namun menghidupkan laptop sehingga menyebabkan laptop/komputer jinjing menjadi tidak bisa mengerjakan proses booting.

Proses booting dilakukan secara sistematis sesuai dengan prosedur. Sehabis menekan tombol power, aliran listrik akan didistribusikan ke seluruh komponen laptop/komputer melalui power supply.

Kemudian, CPU akan menjalankan BIOS atau UEFI berfungsi untuk memastikan bahwa setiap hardware yang terpancang siap untuk digunakan. Seandainya lain ada masalah, BIOS maupun UEFI akan mencari bootloader di dalam Hawa Boot Record (MBR).

Bootloader mengalihkan tugas booting ke Windows OS Loader guna mengaktifkan kernel Windows hingga akhirnya perputaran udara login Windows muncul puas monitor.

Berikut pendirian mengatasi No Bootable Device paradigma dengan cara pencegahannya di segala merk begitu juga Laptop HP, Acer, Toshiba, Lenovo maupun komputer.

Kaidah Mengatasi No Bootable Device Found Windows

Sebenarnya, permasalahan semacam ini sudah lewat familiar bakal para pengguna laptop. Maka dari itu sebab itu, mudah-mudahan bisa menghindarinya, maka penting kerjakan kalian kerjakan mengetahui penyebabnya. Berikut ini penyebab laptop No Bootable Device Found beserta cara mengatasinya.


1. Storage (Harddisk / SSD) Tidak Terbaca

Penyebab munculnya No Bootable Device Found pada laptop ialah harddisk maupun SSD tidak terbaca. Buat mengecek harddisk terbaca atau tidaknya ialah dengan masuk ke BIOS dimana setiap merk memiliki shortcut berbeda-beda momen turut BIOS.

Setelah ikut ke Tab Boot, kalau muncul HDD model name dan serial number harddisk maka harddisk masih terbaca. Apabila muncul coretan “None”, artinya harddisk tidak terbaca. Nah, solusi bagi harddisk yang tidak terbaca antara bukan:

Cabut dan pasang benang kuningan kembali

Dawai harddisk nan longgar, bisa membuat harddisk makara tidak terbaca sehingga menyebabkan muncul pesan No Bootable Device Found. Solusi lakukan kondisi seperti ini umpama berikut:


·



Komplet disini memperalat laptop Acer, terwalak pesan “No Bootable Device – Insert boot disk and press any key”;


·



Bongkar casing laptop Acer malah adv amat;


·



Kemudian lepas harddisk dan pasang kembali;


·



Nyalakan laptop Acer terlampau cek kembali harddisknya apakah sudah terbaca alias belum. Untuk komputer lepas telegram harddisk dari konektor.

Ubah kawat

Mengaduh ulang kabel tidak berhasil dan harddisk masih tidak terbaca. Solusi mudah lainnya bisa coba bikin mengganti dawai barangkali ada sambungannya yang putus.

Telegram Harddisk ini namanya Kabel SATA. Bisa dibeli di toko komputer jinjing, harganya sekitar 10 sampai dengan 15 ribuan. Bakal mengaduh setimpal seperti sebelumnya, namun disarankan buat menyedang port nan berbeda.

Verifikasi harddisk di komputer jinjing/laptop lain

Solusi berikutnya buat mengetahui kehancuran harddisk, bisa coba cara tes ke komputer enggak. Disini nanti bisa diketahui apakah harddisk masih terbaca atau tidak.

Bikin pengguna laptop juga sama, amnesti harddisk berbunga laptop kemudian pasang ke laptop lainnya. Jika tidak terbaca, berarti harddisknya bermasalah.

Tukar harddisk

Solusi jika harddisk mengalami kerusakan dan bermoral-benar enggak terbaca, maka mau nggak kepingin harus diganti. Lazimnya kerusakan harddisk disebabkan karena Bad Sector.

Harga Harddisk koteng beberapa tahun belakangan sudah menjadi bertambah murah. kalian dapat mendapatkan harddisk kapasitas 500GB dengan harga kisaran 400 ribuan.


2. Kesalahan kekuasaan sreg BIOS (Boot Priority)

BIOS sendiri ditulis dengan bahasa assembly merupakan suatu programa sebagai basic input maupun output sistem yang bertugas mengatur khasiat dari hardware alias perangkat keras di dalam laptop maupun komputer.

Boot Priority adalah pengaturan yang memerintahkan komputer atau laptop mengerjakan boot awal plong hardware secara berurutan. Keseleo suatu kesalahan pengaturan Boot Priority pada BIOS dapat menyebabkan timbulnya No Bootable Device Found.

Selain itu juga boleh mengganggu berbagai sistem operasi serta aplikasi dalam perangkat keras atau hardware hingga terwalak pesan lain ‘Select Proper Boot Device’ (Pilih perangkat Boot yang moralistis).

Sedikit keterangan mandu kerja booting saat memuat harddisk berbuntut memuat sistem ketika komputer nyala, kemudian memilih harddisk dan ikut ke proses loading secara normal.

Namun ketika komputer nyala, kemudian mengidas harddisk, adv amat sistem tidak ditemukan dan muncul wanti-wanti No Bootable Device Found.

Sebelum melangkah ke panduan supremsi Boot Priority step by step supaya kalian tidak salah langkah, paparan sederhana privat pengaturan Boot Priority seperti mana ini:


·



Sreg harddisk A, didalamnya tidak terisi sistem. Melainkan doang data-data pribadi. harddisk B, sakti data dan pula terdapat sistem di dalamnya.


·



Jika Boot Priority disetting ke harddisk A yang hanya berisi data, maka komputer atau laptop bukan akan boleh boot. Efeknya bisa muncul wanti-wanti No Bootable Device.


·



Jika Boot Priority disetting ke harddisk B yang terdapat sistem didalamnya maka akan terdeteksi oleh komputer maupun laptop. Sehingga proses booting dapat berjalan dengan dengan konvensional.

So, kalian harus memastikan komputer jinjing agar supremsi Boot Priority tersetting di harddisk kebal sistem di dalamnya.

Nah, ini yang ditunggu merupakan mandu settingnya Boot Priority pada BIOS. Berikut pola pengaturan Boot Priority lega BIOS di laptop Acer.


·



Tekan tombol Ctrl + Alt + Delete;


·



Silam tekan cembul F2 buat masuk ke tampilan BIOS;


·



Gunakan cembul arah kanan, kidal, atas, bawah dan Enter buat mengatak menu BIOS;


·



Kemudian turut ke menu Boot;


·



Sreg Boot Mode, seandainya awalnya “UEFI” ubah dengan “Legacy”;


·



Lalu akan muncul notifikasi dan tekan Enter;


·



Tekan “Exit Saving Change untuk menyimpan pengaturan BIOS”, diskriminatif “Yes” dan tekan Enter;


·



Secara otomatis laptop Acer akan memulai proses booting;


·



Finally, laptop Acer sudah berjalan normal dan siap dipergunakan juga;

Berikut prinsip menguasai laptop Lenovo yang muncul pesan “No Bootable Device – Insert boot disk and press any key” dengan menata Boot Priority puas BIOS.


·



Tekan tombol Ctrl + Alt + Delete (Restart);


·



Lalu tekan tombol Fn + F2 atau hanya F2 belaka cak bagi timbrung ke tampilan BIOS;


·



Gunakan pentol jihat kanan, kiri, atas, sumber akar dan Enter untuk mengatur menu BIOS. Kemudian timbrung ke menu “Configuration”, lewat tekan Enter plong sortiran menu “SATA Controller Tren” dan jikalau awalnya “Competible” ganti dengan “ACHI”


·



Tekan pentol Fn + F10 bikin menyimpan pengaturan BIOS;


·



Lalu akan muncul notifikasi dengan pilih “Yes” dan tekan Enter;


·



Secara otomatis laptop Lenovo akan memulai proses booting. Finally, Windows telah berjalan sah dan siap dipergunakan kembali;

Setiap komputer atau laptop HP, Toshiba dan lainnya memiliki tampilan BIOS yang berbeda-beda, tapi secara garis lautan pengaturan Boot Priority pada BIOS sejenis ini:


·



Restart komputer jinjing atau laptop kalian


·



Lega saat muncul cucur BIOS tekan tombol “F1, F12, DEL”


·



Kemudian cari dan turut ke pengaturan Boot Priority


·



Setting dominasi “Priority Harddisk” dengan sistem menjadi yang pertama.


3. Kerusakan Data (Corrupt) pada Sistem

Terjadinya kerusakan data puas sistem semacam ini atau makin gelojoh disebut corrupt file ditandai dengan file saat akan dibuka mengalami bujukan, laptop kalian bukan ingin menjalankan proses booting sehingga munculnya notifikasi No Bootable Device Found.

Pada dasarnya, kerusakan data sreg sistem ini juga disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti halnya kerusakan data secara badan atau kerusakan data secara digital atau virtual. Terserah kemungkinan karena rusaknya boot information sama dengan BCD dan MBRnya.

Cara mengatasinya yaitu memperbaiki file system corrupt dengan menggunakan setup OS yang sebelumnya kalian gunakan.


·



Load setup OS


·



Klik ‘Repair Computer’, di bagian sumber akar kiri


·



Lihat OS kalian. Bagi Windows 10 klik “Troubleshoot” lampau “Command Prompt”. Sementara itu pengguna Windows 7 gunakan “System Recovery Options”, kemudian “Command Prompt”.


·



Ketik perintah “bootrec”.


·



“bootrec /fixmbr”.


·



“bootrec /fixboot”.


·



“bootrec /scanos”.


·



“bootrec /rebuildbcd”.


·



Finally, lakukan restart dan coba apakah masalahnya terselesaikan atau tidak.


4. Terletak Virus di dalam Laptop

Penyebab munculnya No Bootable Device Found berikutnya ialah terdapat virus di kerumahtanggaan laptop tersebut. Tak bisa dipungkiri memang, adanya virus dalam besaran nan banyak di dalam laptop kalian pastinya akan mengganggu berbagai sistem.

Seringkali virus menyebabkan berbagai komponen di dalam laptop bukan bekerja secara optimal, proses booting tidak bepergian. Selain itu, adanya virus dapat mewujudkan pengejawantahan laptop enggak bekerja seperti umumnya dan dapat mempengaruhi program-programa lainnya.

Masuknya virus privat laptop karena unsur ketidaksengajaan dan minus sepengetahuan pemiliknya. Salah satu faktor pemicunya ialah melakukan transfer data yang kurang aman.

Oleh sebab itu, alangkah bertambah baiknya umpama lembaga antisipasi yang boleh dilakukan dengan memperalat anti virus pada laptop kalian. Sehingga momen virus masuk muncul notifikasi dan dapat dibersihkan dengan mudah dan cepat.


5. Re-install Windows

Cara menyelesaikan No Bootable Device terakhir merupakan reinstall Windows. Solusi ini sekata buat tanggulang Windows tembelang dikarenakan data yang corrupt ataupun terkena virus.

Dengan cara reinstall, data lama akan terhapus diganti dengan nan bau kencur. Sehingga kerusakan penyebab masalah No Bootable Device Found dapat dipastikan akan hilang.

Reinstall Windows adalah hal yang wajib dilakukan, dengan catatan setelah memastikan bahwa Harddisk masih terbaca dan masih normal, serta pengaturan Priority Bootnya sudah etis.

Cara Mencegah No Bootable Device

Ada sejumlah kaidah untuk mencegah No Bootable Device. Dimulai berbunga melepas hardware yang tak atau jarang digunakan moga driver gawai keras tersebut tak di load setiap kali komputer jinjing melakukan booting.

Lalu pastikan juga bahwa sistem bukan terinfeksi oleh malware apa pun, dan jangan lupa lakukan mengurangi waktu timeout ketika booting.

Kurangi jumlah software dan fitur faali berjalan pron bila booting. Salah satu fitur nan boleh kalian nonaktifkan yakni Windows Search. Sebagai gantinya, gunakan software Everything atau Listary. Keduanya gratis serta lebih cepat, lebih ringan, dan punya lebih banyak fitur.

Pada dasarnya No Bootable Device bukanlah kerusakan yang elusif, asalkan tidak terjadi plong suku cadang hardwarenya. Penyakit ini pula boleh terjadi di barang apa jenis merk seperti Laptop HP, Acer, Toshiba, Lenovo dan merk lainnya.

Mandu mengamankan No Bootable Device diatas ialah cara nan biasanya dilakukan ketika menjumpai pesan error tersebut. Serta jangan lupa untuk mencegahnya dengan solusi diatas.

Terimakasih!

Sendang : https://thesourcedenver.com/no-bootable-device/

Source: https://www.tokozoom.com/artikel/5-cara-mengatasi-no-bootable-device-pada-laptop-komputer