Cara Mengamalkan Doa Allahummak Fini Bihalalika

Rasulullah SAW mengajarkan kepada sahabat ratib terbebas bersumber tunggakan

REPUBLIKA.CO.ID,
— Sebaiknya seorang mukmin berpikir ketika hendak meminjam kepada basyar lain, mula-mula, seberapa terlazim utang ini, kemudian apakah itu kebutuhan mendesak, atau kebutuhan mewah, kebutuhan yang setinggi, dan kebutuhan akan keadaan-keadaan yang lain bernilai.

Jika utang itu yaitu kebutuhan alias kebutuhan menggeser yang  dbutuhkan, maka nah bersumber utang itu sebanyak yang mampu kita lunasi. Rasulullah sekali lagi mengajarkan kita doa-zikir agar utang cepat lunas, lamun jumlah utang tersebut sebesar Dolok Uhud. Di antaranya doa tersebut sebagai berikut ini:


Mula-mula, doa yang diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib RA.

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahummak fini bi halalika ‘an haramika wa aghnini bifadhlika ‘kerukunan siwaka.

“Ya Yang mahakuasa! Cukupilah aku dengan rezekiMu yang seremonial (setakat aku terhindar) bersumber yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku bukan minta) kepada selainMu.” (HR Tirmidzi)


Kedua, doa yang diajarkan kepada Muadz bin Gunung RA. Usai mendawamkan doa ini, Allah SWT menetapi utang yang dimiliki Muadz.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ


Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazani wa ‘audzubika minal ‘ajzi wal kasali wa audzubika minal jubni wal bukhli wa audzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijali.

“Ya Tuhan, saya berlindung kepada-Mu mulai sejak kepanikan dan kemasygulan dan saya berlabuh kepada-Mu dari kelemahan dan kewegahan dan saya berlindung kepada-Mu berbunga kebiasaan tawar hati dan kikir, dan saya berteduh kepada-Mu dari keutamaan agama dan menaklukkan hamba allah-orang berfirman, Saya dapat melakukannya, Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Ketinggian, dan telah melunasi utangku kepadaku.” (HR Dawud).

Ketiga, doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Duli Umamah RA.

اللهم مالك الملك تؤتي الملك من تشاء وتنزع الملك ممن تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخير إنك على كل شيء قدير رحمن الدنيا والآخرة ورحيمهما تعطيهما من تشاء وتمنع منهما من تشاء ارحمني رحمة تغنيني بها عن رحمة من سواك


Allahumma Malikal mulki tu’til mulka man tasya’ wa tanzi’ul mulka mimman tasya’ wa tu’izzu man tasya’ wa tudzillu man tasya’ biyadikal khair, innaka ‘ala kulli syain qadir, Rahmanad Dunya wal Akhirati wa Rahimuha tu’thihuma man tasya’ wa tamna’u man tasya irhamni rahmatan tughnini biha ‘an rahmati man siwaka

“Ya Allah, Sira pemilik kerajaan. Hargai siapa pun yang Kau kehendaki dan hina kali pun nan Kau kehendaki, di tangan-Mu kebaikan , karena Sira Mahakuasa atas segala sesuatu, Nan Maha Penyayang di dunia dan di akhirat, dan Nan Maha Penyayang di antara mereka. Beliau memberikannya kepada mungkin pula yang Engkau kehendaki dan mencegahnya dari bisa jadi kembali yang Anda kehendaki. Kasihanilah aku dengan rahmat nan patut kepada saya, Tak suka-suka nan dapat memberi rahmat selain Engkau ya Yang mahakuasa.” (HR At Thabrani)

Sumber: alukah

Source: https://www.republika.co.id/berita/quixrc320/3-doa-yang-diajarkan-rasulullah-agar-utang-cepat-lunas