Cara Mendaur Ulang Daun Bawang


Budidaya Daun Bawang : Tips Tanam Mudah Mudahmudahan berdaun Rimbun dan Menguntungkan –

Para Pembaca yang kami banggakan,
Tanam.co.id
kali ini akan mengklarifikasi tentang Budidaya Daun Bawang.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Cak bagi lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

  • 1
    Budidaya Daun Bawang : Tips Tanam Mudah Agar berdaun Lebat dan Menguntungkan

    • 1.1
      Teknik Mudah Budidaya Daun Bawang

      • 1.1.1
        Pembibitan
      • 1.1.2
        Pembibitan Benih
      • 1.1.3
        Pembibitan Anakan
      • 1.1.4
        Persiapan Lahan
      • 1.1.5
        Penanaman
    • 1.2
      Pemeliharaan

      • 1.2.1
        Pemupukan
      • 1.2.2
        Hama serta Problem
    • 1.3
      Masa Panen
    • 1.4
      Share this:
    • 1.5
      Related posts:

Budidaya Patera Bawang : Tips Tanam Mudah Agar berdaun Lebat dan Menguntungkan


Dasun daun dalam bahasa jawa diucap loncang.Bawang daun( Allium fitsulosum L.) n domestik bahasa Inggris diucap Welsh Onion ataupun Japanese bunching onion, ialah tipe sayur- mayur nan banyak disukai di Indonesia.

Bawang daun rata-rata di manfaatkan sebagai bahan bonus privat masakan, semacam laksa soup, bakwan, lumpia, telur dadar, martabak telur, perkedel serta tak sebagainya

Metode menyelamatkan bawang daun dalam pot ataupun polybag tidak jauh berbeda dengan budidaya di lahan termengung. Tipe benih nan ditanam serta pupuk yang dibutuhkan relatif sama.

Belaka saja varietas media tanamnya berbeda sehingga membutuhkan perlakuan spesial.

Wujud daunnya bundar janjang, berongga semacam pipa. Ujungnya meruncing sebaliknya pangkalnya padat bercorak kalis. Plong tipe yang lain semacam Allium porum wujud daunnya pipih semacam pita.

Wilayah lampau sempurna lakukan menanam bawang patera adalah dataran raksasa dengan rentang ketinggian 900- 1700 m dpl.

Temperatur perkembangan sempurna berkisar 19- 24oC dengan kelembaban 80- 90%. Biarpun semacam itu, kucai patera masih dapat berkembang di dataran rendah yang bersuhu merangsang.


Teknik Mudah Budidaya Daun Bawang


  • Pembibitan

Terletak 2 metode melaksanakan pembibitan bawang daun. Semula, memakai pembibitan benih serta kedua mempekerjakan pembibitan anakan.

Sesi awal budidaya bawang daun merupakan pembibitan. Berikut ini ialah sesi pembibitan berambang daun.

  • Pembibitan Sperma

Benih disemai di suatu bedengan selebar 100- 120 centimeter serta panjangnya disesuaikan dengan keadaan persil.Persil digemburkan serta diselesaikan dengan dimensi kedalaman dekat 30cm.

Setelah itu, pupuk kandang sebanyak 2 kg dicampurkan ke dalamnya.Bedengan diberi semacam sengkuap berbahan plastik pandang bening dengan ketinggian 100- 150cm di sebelah timur, sementara itu besar di jihat barat lumayan 60- 80cm.

Jauhar juga ditaburkan lega suatu garis maupun leret- larik melintang dengan kedalaman dekat 1cm serta jarak masing- masing larikan tidak bertambah dari 10cm.

Sekali lalu menunggu kecambah keluih, tutuplah benih tersebut dengan karung yute yang basah ataupun bisa pula memakai patera pisang.

Bikin merawatnya, dianjurkan meski penyiraman dicoba tiap hari.

Lega umur 1 bulan, saatnya bibit diberikan pupuk daun dengandosis anjuran 1/ 3 setakat½ dengan metode disemprot.

Nah, bila sudah berumur 2 wulan serta ketinggian ekstrak sudah lalu menggapai 10cm setakat 15 centimeter, bibit kucai daun sudah lalu siap dipindahkan.

  • Pembibitan Anakan

Berikut ini merupakan gimana patera bawang dibudidayakan mengaryakan pembibitan anakan.

Memilah rumpun nan hendak terbuat jadi bibit haruslah berusia 2, 5 rembulan serta privat keadaan sehat tidak terserang hama.

Pembongkarannya, rumpun piliahan tadi dinaikan bersama dengan akar tunjang- akarnya.Berikutnya, tanah yang melekat serta dasar ataupun daun gaek ikut dibuang.

Pisahkanlah rumpun tersebut sampai kita memiliki rumpun yunior yang terdiri pecah 1- 3 anakan daun bawang.

Metode penanamannya merupakan membuang sebagian patera serta bibit juga ditaruh sreg posisi lembap dan teduh dengan durasi dekat 5 setakat 7 waktu.Bibit juga siap ditanam.

  • Ancang Lahan

Lahan yang cocok buat penghijauan bawang daun adalah petak gelap yang gembur serta banyak humus.

Berikutnya tanah terjamah serta hendaknya pengolahan petak dicoba 15- 30 waktu saat sebelum tanam, kapling diselesaikan dengan dicampur Pupuk Organik.

Buatlah persemaian. Triknya, olah tanah, kemudian tanam poin alias momongan taruk umpama esensi. Buat 1 ha petak, diperlukan bibit( semi) sebanyak 200. 000 anakan ataupun 1, 5- 2 kilogram biji.

Siapkan lahan buat penanaman. Triknya, cangkul persil sedalam 30- 40 centimeter, setelah itu bagikan pupuk kandang sebanyak 10- 15 ton/ ha. Cak bagi bedengan selebar 0, 6- 1 meter.

Buat parit dengan pepat 20- 30 centimeter di antara bedengan. Pengapuran dicoba bila kapling ber- pH< 6. 5 dengan 1- 2 ton/ ha kapur dolomit dicampur menyeluruh dengan lahan pada kedalaman 30 centimeter.

Cak bagi lubang tanam dengan jarak 20 x 20 centimeter sedalam 10 centimeter.

  • Penanaman

Pindahkan bibit ke lahan penghutanan pasca- berusia 2 rembulan( tingginya 10- 15 centimeter).Waktu tanam terbaik dini masa hujan abu( Oktober) ataupun dini kemarau( Maret).

Detik sebelum ditanam, sari dicabut dengan lever- hati, kemudian potong sebagian dasar serta patera.Rendam bibit dalam fungisida dengan konsentrasi rendah( 30%- 50% berasal dosis yang diajarkan) sepanjang 10- 15 menit.

Tanam sari intern gaung yang sudah disediakan, kemudian padatkan tanah disekitar pangkal bibit alias plong bagian dasar.


Proteksi

Sehabis bawang daun berusia 15 hari sehabis tanam jalani penyulaman, apabila terdapat esensi bawang daun yang mati atau yang pertumbuhannya sedikit baik.

Jalani penyiangan gulma tiap 3- 4 ahad, ataupun tiap kali berkembang gulma di erat pokok kayu umbi lapis daun.Pembubunan bagian pangkal semi sepanjang 4 pekan saat sebelum panen.

Potong batang bunga serta patera tua untuk menembakkan taruk.Guyur 2 barangkali suatu tahun, upayakan buat tak sangat becek/ basah.

Jalani penyemprotan pestisida bila dibutuhkan apabila timbul isyarat hama serta ki kesulitan, upayakan dengan pestisida nabati/ organik.

  • Fertilisasi

Bagikan kawul semula pada dikala kucai daun berumur 25- 30 hari sehabis tanam. Berikutnya jalani pemupukan cocok kebutuhan tumbuhan dengan mencermati laju perkembangan pohon.

Buat hasil nan optimal, melindungi keramahan provinsi, serta hasil penuaian bawang daun yang sehat buat disantap, pakai Cendawan Organik.

  • Wereng serta Penyakit

Ulat mago bawang/ ulat grayak( Spodoptera exiqua Hbn.). Pengendalian: metode pergiliran tumbuhan dengan tumbuhan lain Liliaceae ataupun dengan perangkap gagat.

  • Larva tanah( Agrotis ypsilon Hufn.) Pengendalian mekanis: mengumpulkan ulat mago di malam waktu, melindungi kebersihan kebun serta pergiliran pokok kayu dengan tumbuhan bukan Liliaceae.
  • Thrips/ tungau loncat/ kemeri( Thrips tabbaci Lind.). Pengendalian: pergiliran tanaman bukan Liliaceae; memakamkan secara serempak; memasang jebakan insekta berbentuk plano/ dengan insektisida Mesurol 50 WP.
  • Bintik ungu( Alternaria porri( Ell.) Cif.). Pengendalian: metode revisi tata air tanah, pergiliran tumbuhan dengan pohon bukan Liliaceae serta memakai pati afiat.
  • Busuk daun/ embun tepung( Peronospora destructor( Berk.) Casp). Pengendalian: mempekerjakan mani/ bibit segar, rotasi tanaman dengan pokok kayu bukan Liliaceae.
  • Busuk leher buntang( Bortrytis allii Munn.). Indikasi: gala mayit jadi lunak, bercorak kelabu, wujudnya jadi pengkar serta busuk. Pengendalian: pergiliran pokok kayu bukan Liliacea, pemakaian benih/ pati bugar, tingkatkan kebersihan kebun serta tumbuhan.
  • Antraknose( Collectotrichum gleosporiodes Penz.). Indikasi: daun dasar rebah, pangkal daun mengecil serta tumbuhan antap tiba- tiba. Pengendalian: memakai bibit/ benih sehat, revisi manajemen air, rotasi pokok kayu dengan pohon tak Liliaceae, mencabut pohon nan sakit.

Budidaya Daun Bawang : Tips Tanam Mudah Agar berdaun Lebat dan Menguntungkan

Perian Panen

Usia Panen 2, 5 bulan sehabis tanam.Jumlah anakan optimal( 7- 10 rente), sebagian daun menguning.Segala rumpun dibongkar dengan cangkul/ kored di magrib hari/ pagi hari.

Bawang daun nan sudah lalu dipanen ditaruh di arena teduh, kemudian kumbah hingga kalis dengan air mengalir/ disemprot, kemudian tiriskan.Jaras dengan untai rafia puas bagian batang serta daun.

Berat tiap pertautan dempet 25 kilogram.Kucai daun disortir sekata dimensi penampang batang serta panjang daun.

Simpan lega temperatur 0, 8- 1, 4°C satu waktu tadi lilin batik buat mengimpitkan penguapan serta kehabisan bobot, serta supaya bawang patera senantiasa fresh dikala hendak dipasarkan.

Demikian Uraian kami tentang

Budidaya Daun Umbi lapis –

Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan apendiks aji-aji pengetahuan cak bagi para pemula. Mohon abaikan sekadar uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya


Source: https://www.tanam.co.id/budidaya-daun-bawang/