Cara Mendapatkan Sertifikat Basic Avsec

KOMPAS.com
– Menjadi AVSEC (Aviation Security) atau personil keamanan penerbangan di bandara bukanlah pekerjaan yang mudah. Mereka harus mendapatkan lisensi dan mengikuti sekolah atau diklat spesifik.

Sebelum bertugas, para AVSEC diharuskan memiliki Lisensi STKP atau Surat Nama Kecakapan Personil berpokok Direktorat Jenderal Korespondensi Awan (DJPU).

Mengenai suratan AVSEC harus memiliki Lisensi STKP sendiri sudah lalu diatur di internal Qanun Direktur Jenderal Sangkutan Awan Nomor:SKEP/2765/XII/2010 Bab I granula 9.

Baca lagi: Lowongan Petugas keamanan Bandara Internasional Jawa Barat Diminati 6.000 Perunding

Biar berhubungan dengan keamanan, profesi ini berbeda dengan penjaga keamanan yang berjaga di bank dan mal.

Mereka ditugaskan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang, maupun semua hal yang berhubungan dengan penerbangan.

Pelatihan dan pendidikan bagiaviation security

Airport Security Screening Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Kiki Eprina Arieanti,
Galangan ANGKASA PURA I
Airport Security Screening Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Kiki Eprina Arieanti,

Menurut Airport Security Screening Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Kiki Eprina Arieanti, ada dua kaidah agar seseorang dapat menjadi AVSEC bandara.

Pertama, perusahaan memufakati seseorang yang belum berpengalaman sesekali, tapi kemudian disekolahkan oleh penyelenggaraan perusahaannya saban.

“Galibnya perusahaan entah itu
airline
atau
airport, atau mungkin
regulated agent
di kargo menerima cucu adam nan belum berpengalaman, mulai dari nol. Tapi nanti disekolahkan maka dari itu manajemennya,” ujar Kiki kepada
Kompas.com, Rabu (16/2/2022).

Kedua, secara mahajana, orang-orang nan bekerja misal AVSEC akan diminta untuk memiliki pengetahuan dasar AVSEC dan lisensi SKTP sebelumnya.

Basic aviation security
ini didapat dari badan diklat yang membidangi keamanan penerbangan, dan sudah tersertifikasi Direktorat Jenderal Penerbangan Gegana,” lanjur dia.

Baca pula: Ini Alasan Harus Lepaskan Laptop Saat Pengawasan X-Ray di Bandara

Situasi ini karena jika diklat atau sekolah tersebut belum tersertifikasi DJPU, maka lain bisa jadi mendapatkan penilai DJPU. Sehingga, lisensi pun tidak bisa dikeluarkan.

Untuk macam sekolahnya, ada sebagian yang diasramakan, doang suka-suka pula nan seperti sekolah konvensional.

Menurut Kiki, sekolah yang diasramakan tentu akan lebih mahal karena mencengap biaya hidup. Doang, banyak sekali lagi sekolah yang siswanya dapat habis di rumah sehingga biayanya jauh lebih murah.

“Khusus bakal personel Angkasa Pura I, kami memiliki Center for Excellent (CFE). Jadi badan diklat CFE yang telah memang tersertifikasi DJPU,” jelas Kiki.

Para pelajar nan dilatih di CFE akan diajarkan oleh penyuluh keamanan penerbangan yang telah diverifikasi oleh DJPU.

Kiki mengatakan, pengumuman diklat atau sekolah bagi AVSEC dapat ditemukan di internet atau menerobos perbincangan antarkomunitas bandara.

Baca juga: Jangan Lupa Lakukan 4 Hal Ini Saat di Bandara seharusnya Kian Nyaman dan Lancar

Bikin durasinya, menurut berbagai sumber, hari pendidikan AVSEC galibnya adalah heksa- rembulan. Dengan rincian catur bulan teori di kelas bawah, dulu dua bulan praktik di bandara.

Meski Kiki membentangkan bahwa pelatihan bisa dipadatkan hingga namun berdurasi satu wulan saja.

Syarat dipedulikan menjadiaviation security

Ilustrasi Aviation Security.
DOK ANGKASA PURA I
Ilustrasi Aviation Security.

Menurut Kiki, tes penerimaan AVSEC hampir sama dengan proses seleksi petugas keamanan secara umum.

“Pertama cak semau
mandatory-nya, syarat-syarat wajib nan harus dipenuhi mulai sejak Kementerian Perhubungan,” ujar perempuan yang sudah bergabung di PT Angkasa Pura I sejak tahun 2005 ini.

Baca juga: 7 Tempat Minimum Cemar dan Penuh Kuman di Bandara

Merangkum berbagai mata air, ada bilang persyaratan awal yang harus dipenuhi.

Di antaranya pria atau putri berusia 17-27 tahun, minimal pendidikan SMA/SMK/Sejajar, serta memiliki tinggi fisik minimal 170 sentimeter (cm) buat pria dan 160 cm bagi perempuan.

Mereka pun harus cegak jasmani dan rohani, bukan bergambar, tidak buta warna atau hepatitis, belum menikah, dan bebas berpangkal narkoba.

Baca lagi: Jangan Untuk 7 Kesalahan Ini Saat Melewati Keamanan Bandara

Setelah syarat tersebut tercurahkan, para calon AVSEC akan diminta untuk melakukan konfirmasi fisik dan temu ramah. Biasanya, pada sesi terakhir dari proses rekrutmen, ada
user
yang dilibatkan.

User
sebagaimana
personnel security, jadi tata pecah
airport security department. Dilibatkan n domestik proses wawancara, kami meluluk kira-nyana anak adam ini sesuai tidak ya dengan kebutuhan di lapangan. Kami diberikan kesempatan kerjakan
profiling,” jelas Kiki.

Lakukan tahun pembukaan pendaftaran, engkau melanjutkan, tidak dibuka dengan jadwal tertentu. Rekrutmen akan diadakan tergantung dengan kebutuhan operasional bandara.

Untuk nan tergoda kerjakan mengajuk sekolah atau mendaftar menjadi AVSEC bandara, bisa mencari informasinya makin lanjut di internet maupun wahana sosial Angkasa Rajut Support.

Baca kembali: 5 Bandara Terkecil Dunia, Ada yang Landasan Pacunya di Pantai

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari berintegrasi di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://cakrawala.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram apalagi dulu di ponsel.

Source: https://travel.kompas.com/read/2022/02/18/131100027/cara-jadi-aviation-security-bandara-ketahui-syarat-dan-sekolahnya?page=all