Cara Memutihkan Wajah Dengan Corel Draw X4

tre

Sreg kesempatan ini akan diberikan tutorial tracing foto. Tidak banyak nan menyahajakan tracing bisa begitu mudah di Corel Draw. Dengan tool keteter bisa didapatkan tracing dengan cepat dan mudah. Hasil masih jauh berbunga detail, namum memadai lumayan untuk pemula.

Begitulah kira sangkil cerminan penutup berpangkal tracing kali ini. Bikin mempersingkat perian langsung namun. Check this out

1. Mempersiapkan fotoCapture3

Moga proses tracing berjalan mudah, maka foto sebaiknya merupakan foto nan jelas dan memiliki resolusi tinggi (bukan dari detik di zoom). Foto kemudian di atur brightness dan contrast nya(bisa menggunakan level di photoshop) sehingga garis garis wajah tampak jelas tidak kesulitan kerumahtanggaan mengikuti lekuk gambar yang terserah di foto. Setelah proses takhlik foto lebih terang hasil diharapkan sebagai halnya ini.

Foto memang terlihat over. Namun dengan begitu silsilah garis wajah terlihat lebih jelas .
2. Import foto ke Corel Draw

Masukkan foto ke privat corel draw. Bisa memperalat kemudahan import alias drag and anjlok refleks dari windows eksplorer ke bidang kerja. Tetak rancangan sesuai dengan bidang yang dibutuhkan dengan membuat sebuah rectangle plong bagian yang dibutuhkan kemudian seleksi kedua obyek ( rectangle dan foto) lantas pilih Arrange->Shaping->Intersect

Capture4

3. Persiapkan bezier tool
Sebelum proses tracing dengan bezier tool dilakukan. Terlebih dahulu kita memilih default dandan bikin outline dan fill kita. Outline hitam, dan fill alpha (kosong). Dilakukan dengan mengarahkan kursor pada palet corak, klik kanan pada warna alpha maka akan didapatkan dialog box begitu juga ini :

Capture5

Dan klik kidal puas warna hitam, maka akan didapatkan dialog seperti iniCapture6

Kemudian membeda-bedakan bezier tool

Capture7

dan lakukan tracing

Capture8

Terdahulu!
Proses tracing ini yang minimal menentukan. Bikin tracing sebagaimana menggambar formal, perlakukan bezier tool seperti ketika memperalat pensil. Tidak terlazim berpikir untuk membentuk sebuah bidang. Pada les boleh jadi ini kita doang membuat garis garis terpisah nan tak silih gandeng ibarat melakukan tulisan enggak puas goresan nan terserah.Bikin garisan baru dengan klik move tool dan klik lagi pada bezier tool.

Capture9

Teknik enggak melakukan tracing dengan membuat bidang wajah, kemudian ditumpuk maka itu putaran anggota tampang lain sehingga akan menghasilkan layer yang silih mengonggokkan. Teknik ini rumit dan tidak efisien.
4. Tracing, tracing dan tracing
Kerumahtanggaan melakukan tracing terserah bilang tool yang berguna. Selain mewujudkan garis dengan bezier tool, ada kalanya kita memperalat intersect, seperti pada waktu membuat bola ain.
Untuk sebuah bidang plong alat penglihatan.

Capture10

Kemudian kerjakan sebuah landasan menyesuaikan bentuk penggalan bola mata, dan lakukan intersection

Capture11

Maka akan didapatkan hasil potongan begitu juga ini.

Capture12

Tool lain yang tidak kalah berjasa saat kita harus takhlik bidang yang kemudain kita manfaatkan untuk proses intersect merupakan auto close curve.

Capture13

Tool ini menyelimuti garis secara otomatis kemudian menjadikan garis menjadi sebuah bidang.

Capture14

Semata-mata hasil nan didapta berbunga auto close adalah garis yang lurus. Lakukan memberikan pengkolan lega garis, klik plong shape tool, kemudian convert line to curve.

Capture15

Lantas pada node yang suka-suka kita boleh membentuk arah garis menjadi lebih lengkung

Capture16

Setelah melakukan tracing memperalat bezier tool, kira kira beginilah risikonya saja garis garis bezier nan maujud outline, sejumlah silih overlap, saja tak hingga membentuk bidang. (kecuali beberapa fragmen, seperti mata, bibir,dsb)

Capture17

Hasil penutup yang didapatkan adalah sebuah hasil tracing riil outline. Garis masih terlihat kondominium dan kaku karena ketebalan outline seimbang pada semua garis.

Capture18

5. Mengatur Ukuran Outline
Untuk mendapatkan ketebalan yang lebih artistik dan berdimensi, kita bisa menata puas opsi yang tersedia lega outline. Malah dahulu seleksi semua outline dengan klik dan drag berangkat dari luar sampai mencengap seluruh outline.

Capture19

Lantas double klik pada palet warna outline sreg sebelah kanan radiks (atau terkadang di atas).

Capture20

Kita akan mendapatkan dialog box seperti ini :

Capture21

atur sedemkian rupa, mulai mulai sejak ketebalan (width), corner, Line Shape dan Nib Shape. Sehingga hasil yang didapatkan outline akan lebih artistik dan berformat
6. Konversi Outline ke Obyek
Awalan berikutnya adalah mengkonversi outline ke dalam obyek.
Terdepan ! Pastikan ketebalan outline, dan style sudah sekata. Karena sehabis outline dikonversi ke shape pengaturan tidak bisa dilakukan pun. Saya selalu takhlik backup terbit tulang beragangan sebelumnya sebelum ke langkah ini.
Langkah yang dilakukan adalah klik arrange ->convert outline to object

Capture22

Dengan mengkonversi outline ke obyek, maka pengaturan garis penghasil wajah dan lainnya boleh dilakukan lebih leluasa.

Capture23

Layak gunakan shape tool dan rapikan bagian nan dirasa kurang sesuai. Tak ada teknik partikular, saya kebanyakan membuat setiap ujung menjadi runcing sedang bagian tengah agak tebal.
Cukup klik lega obyek maka akan mucul node node nya. Klik dan resistan menggunakan shape tool. Bentuk sesuka kita

Capture24

Pasca- dominasi seperlunya pada hampir seluruh object, hasil penutup nan saya dapatkan merupakan seperti ini :

Capture25

7. Membuat fill
Pasca- kita membuat sebuah obyek berupa garis nan membentuk gambar, sekarang saatnya untuk membuat fill (warna) yang mengisi frustasi pada tulang beragangan tersebut. Farik dengan metode tracing tidak yang berlaku dengan layer, lega metode ini enggak ada layer nan salin menambun sama sekali. Semua obyek hanya memuati area tertentu minus overlap satu selevel bukan.
Persiapan mula-mula yang dilakukan adalah membuat sebuah bidang memperalat shape dan isi dengan warna sembarang (saya memilih tahir dahulu sebelum diganti ke warna lain).

Capture26

Lantas tempatkan di babak asal garis dengan menekan shift + page down sampai didapatkan tampilan seperti di atas.
Sebelum ke langkah lebih jauh duplikat malah lalu object garis yang telah kita untuk. Karena nantinya obyek ini akan digunakan untuk menggurdi rectangle yang kita buat barusan.
Lantas seleksi obyek rectangle ceria yang kita buat barusan ditambah garis obyek duplikat tersebut. Diskriminatif arrange -> shaping ->front minus back

Capture27

Opsi ini akan melubangi bidang rectangle polos. Kita bisa memisahkan setuap bagian ini dengan klik pada rectangle nirmala dan klik CTRL + K (Break Apart). Opsi ini akan memisahkan bagian bagian nan boleh dipisahkan dari rectangle putih sehabis dipisahkan oleh bidang berlubang yang kita bakal sebelumnya.
Keluarkan daerah sekitar gambar maka akan didapatkan dill kudus hanya mengisi bagian dalam sekadar

Capture28

Setelah kita telah membuat fill pada gambar nyata dandan tahir, langkah selanjutnya adalah memikirkan dandan. Cak bertanya yang paling sering muncul yakni bagaimana mendapatkan warna nan akurat, dan bagaimana membuat bayangan pada lekukan wajah dan tubuh? Ini yakni jawabannya
8. Memberikan Warna pada Fill
Internal pewarnaan, langkah minimum mudah yang bisa dilakukan adalah mewarnai gambar mendekati aselinya. Dengan menjumut sampel warna pada foto aseli tentunya. Puas corel terdapat kemudahan buat cekut sampel warna dan mengegolkan pada pallete yang kemudian bisa kita gunakan. Namun bagaimana cara mudah menjeput sampel warna mengingat setiap bagian memasrahkan gradasi dan menghasilkan sampel warna yang berbeda. Caranya yakni dengan menyederhanakan warna foto menggunakan trace plong corel.
Terlebih dahulu duplikat foto utama untuk kemudian di-trace melangkahi menu bitmap -> Quicktrace

Capture29

Kita akan mendapatkan tampilan tulang beragangan vector dengan komposisi dandan yang lebih terlambat tentunya . Batas batas perbedaan dandan itu lagi nan nantinya kita gunakan untuk memberikan cerminan pada rencana kita.Telah punya cerminan cerek?

Capture30

Okay. awalan pertama yakni jelas mewarnai gambar dengan corak mayoritas yang suka-suka pada episode tersebut. klik sreg eyedropper tool, kemudian double klik sreg palet fill pada bagian kanan pangkal sehingga akan muncul dialog box.

Capture31

Lantas klik add to palette untuk menambahkan warna tersebut ke palette warna sehingga kita bisa menggunakan kapan sekadar .
Setelah mewarnai bagian dasar gambar akan didapatkan tampilan sebagai berikut *warna baju saya ubah jadi pink cak agar gak ketahuan gambar foto yang mana*

Capture32

Sepintas gambar tampak aneh banget *banyak yang terbang semangat pada tahap ini* hehe. But don’kaki langit worry.. never judge an art mencicil it has finished to be made.. gambar terlihat aneh karena gak ada bayangan di sana..
9. Menambahkan Bayangan pada Gambar
Dengan mengacu pada hasil trace tadi, menambahkan bayangan puas tulangtulangan menjadi begitu mudah. Langkah pertama yaitu posisikan gambar yang telah ditrace tadi tepat di atas gambar nan kita kerjakan. Lantas saatnya kerjakan trace gambaran ;D. Sejak kita tidak perlu secara presisi takhlik bayangan maka kita cukup menggunakan freehand tool biar hasil bertambah natural dan cepat tentunya .

Capture33

Ketika tracing, kita hanya terlazim memikirkan bagian dalam berpangkal parasan cuma.. karena nantinya kita hanya akan memakai perpotongan antara bayangan nan kita buat dengan fill nan mutakadim kita buat sebelumnya. Mulai mulai sejak yang paling lebar ukurannya berlanjut ke nan bertambah boncel.

Capture34

Lantas sembunyikan gambar pada bagian paling belakang dengan klik pada bagan lalu tekan Shift + PageDown

Capture35

Dengan memakai acuan tersebut maka kita bisa mewujudkan perpotongan dengan fill wajah dan mewarnai sesuai dengan warna bayangan. Masih seperti pendirian sebelumnya, yakni menggunakan intersection.
Hasil nan didapat adalah seperti ini

Capture36

Lakukan kejadian yang sebagai halnya rok dan bagian lain. Cukup mengatak bolak benyot posisi bagan dengan Shift +PageDown secara bergantian untuk menjadikan acuan dan bekerja dengan parasan bayangan yang telah kita bikin. Lakukan secara bertahap, 2 level plong cerminan dan 1 level buat highlight (kalo mengacu pada rencana hasil quicktrace).
10. Finishing dan Membuat Alis
Banyak nan merasa ribet momen membuat alis.. sedangkan alis bisa dibuat dengan cara cukup mudah. Cukup menggunakan artisitc media tool.

Capture37

Lantas pilih transparanchy –> uniform, atur agar alis terpandang agak membayang dan terlihat ubah menambun.

Capture38

Awalan selanjutnya merupakan mengubah dandan outline. Untuk mendapatkan kesan lebih realis saya biasa mengganti rona hitam dengan warna senada dengan fill doang dengan intensitas ilegal. Makara deh

Capture39

Dengan tambahan sedikit kreatifitas bisa dikasih backround sesuai selera

Sumber :


27929 Jumlah Views

2 Views Today

Source: http://tutorial.atmaluhur.ac.id/?p=3757