Cara Memperbaiki Stabilizer Tidak Keluar Tegangan

Penstabil tegangan maupun stabilizer atau biasa disebut stavolt merupakan gawai yang digunakan untuk menstabilkan tegangan sehingga output tegangan yang keluar dapat stabil dan tidak jungkat-jungkit. Bebagai varietas merek stavolt dengan merek masing-masing bisa kamu memperbedakan diantaranya merek Matsunaga, Matsutama, Matsuyama, Matsumoto, Matsugawa, Minamoto, Montero, Volger VR, ICA FR, OKI, Hossoni, Kenika AR, dan bermacam-macam macam merek lainnya. Semalam dapat kerjaan memperbaiki stavolt merek montero dengan kerusakan mati dan tegangan output tidak keluar.

Stavolt yang saya kerjakan ini teoretis induk bala servo control. Nan mana memperalat gembong  dinamo seumpama penggerak stabilizernya. Ditambah relasi control  berupa IC dan sejumlah transistor umpama penapisan voltase dan mengendalikan dinamo motor tersebut. Beberapa fasad yang cak acap terjadi diantaranya mati, tarikan output tidak keluar, konslet, dinamo motor mengadat, tegangan terlalu rendah alias terlalu hierarki.

Kebetulan saya kerjakan ini dengan problem output enggak keluar tegangan, semata-mata lampu busur power masih menyala. Dinamo tidak bergerak alias macet.berikut penampakan jeroan stavolt montero.

Validasi mulanya menginjak dari sekering ternyata masih normal tidak kotok, berguna tegangan sudah masuk. Lanjut ke asosiasi kontrol. Cek bilang diode IN4007 masih normal, IC, transistor dan beberapa resistor masih dalam kondisi biasa, tapi kenapa voltase output tidak keluar dan pencetus dinamo tidak mengalir? Mestinya hubungan kontrol ini sudah bekerja, tapi tokoh dinamo bukan ada respon.

Pengecekan selanjutnya adalah menginterogasi tuas dinamo yang gandeng dengan brushles zat arang nan berpasangan pada kili-kili tembaga trafo. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut ini.

Dugaan awal saya mungkin zat arang ini sudah lalu adv minim aus sehingga kurang menempel puas lilitan tembaga, yang menyebabkan rangkaian kontrol tidak mendapat perlambang tegangan. Sehingga otak dinamo lain bergerak karena tidak adanya input berpunca korespondensi pengaruh. Kelihatan digambar banyak karbon menempel pada lilitan tembaga trafo, silahkan dibersihkan terlampau. Tujuannya yakni agar kontak antara karbon dan lilitan lebih maksimal.

Selain mengganti karbon, dia bisa menyetel kedudukan tuas ini bertambah hierarki atau lebih rendah dengan menggandeng alabangka keatas ataupun kebawah kemudian dikencangkan pun memperalat sekrup pengunci tuas ini hendaknya lain bergerak. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut ini.

Sesudah dirasa cukup karbon sudah menempel dengan baik dengan tembaga, saatnya dicoba. Pastikan kotoran debu karbon mutakadim ceria dari area trafo dan rangkaian control nan bisa mengakibatkan konsleting.

Penyebab lainnya dapat disebabkan switch pengaman rusak. Ada dua switch yang bisa anda cek apakah masih berfungsi dengan baik atau lain? Karena jika keseleo satu switch ini rusak, maka rangkaian kontrol enggak akan bekerja nan menyebabkan dinamo tak bergerak.

Setelah dilakukan pengecekan hasilnya stavolt mutakadim bisa keluar tekanan listrik lagi dengan normal. Jarum voltmeter sudah menunjukkan biji tekanan listrik absah 220-240 volt AC.

Untuk memastikan ikatan kekuasaan berfungsi segala tidak, silahkan diberi beban kipas angin ataupun lainnya. Jika rangkaian lazim, maka dinamo pelopor akan bergerak untuk menstabikan tegangan. Jika perkariban kontrol ki kesulitan, maka dinamo tidak mengalir meskipun tegangan output sudah keluar. Dan masih banyak lagi penyebab lainnya nan menyebabkan stavolt sepi tidak keluar tarikan. Mudah-mudahan salah suatu diantara mandu ini bisa mendukung anda menyunting stavolt beliau sendiri dirumah. Seharusnya penting.

Hasil test stavolt setelah diperbaiki.

Source: https://www.baharelectronic.com/2016/01/cara-memperbaiki-stavolt-mati-tidak.html