Cara Membuka Gembok Kombinasi 8 Angka

Tak perlu repot-repot ke asing negeri atau nonton sinema untuk mencari sempat bagaimana hacker beraksi. Indonesia sendiri ternyata merupakan magnet bakal segala cyber crime.

Faktanya, Indonesia sudah 88 juta boleh jadi dijangkiti jebakan cyber hanya kerumahtanggaan empat bulan tetapi (Januari-April 2022). Ini membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat malware tertinggi se-Asia Pasifik.


“Negara-negara nan memiliki tingkat pembajakan nan lebih tinggi dan pengetahuan keamanan dunia maya makin abnormal cenderung lebih banyak terkena dampak mulai sejak gertakan dunia siber.”


-Haris Izmee, Presiden Director Microsoft Indonesia-

Dan seringkali, tambahan pula cucu adam Indonesia sendiri nan menjadi hacker semenjak berbagai kasus cyber crime. Tidak tanggung-barang bawaan, berbagai situs besar telah pernah kena getahnya.

Kalau Anda bukan berkepastian, mari bepergian mundur untuk mengawasi kasus-kasus hacking yang pernah menggemparkan Indonesia. Selain itu, Anda pun akan mengetahui teka-teki penyebab menjamurnya kasus hack di Indonesia dan bagaimana cara membentengi website.

7+ Kasus Hacking yang Menggemparkan Indonesia

Intip perjalanan kasus hacking yang menghantui Indonesia dari tahun ke tahun:

1. Info Nyeleneh puas Situs KPU (2004)

Hari 2004 menjadi momen pertama Indonesia mengadakan pemilu. Tim IT Komisi Pemilahan Umum pun meluncurkan situs KPU nan bernilai Rp152 miliar dan digadang-gadang mustahil di-hack.

Tak disangka, pernyataan tersebut terlebih menantang hacker bernama Xnuxer (Dani Firmansyah) buat membobol situs tersebut.

Awalnya, Xnuxer mencoba meretas dengan melakukan
XSS (Cross Site Scripting), yaitu menyuntikkan kode berbahaya ke website KPU.

Karena gagal, Xnuxer pun mencoba
spoofing, yaitu mengalihkan IP website sehingga anda bisa merebut lagam situs.


Serangan Xnuxer sukses dan memungkinkannya melakukan
SQL Injection (manipulasi kueri SQL).
Kesannya, hacker sumber akar Jogja ini bisa memodifikasi halaman web dan meniadakan informasi lega situs KPU.

Etiket puak, misalnya, berubah menjadi Partai Si Yoyo, Partai Kolor Ijo, Partai Dibenerin Dulu Webnya, dan sebagainya. Bahkan, Xnuxer sekali lagi senggang berujud mengubah hasil perolehan suara namun gagal.

“… Saya yakin sebenarnya KPU mutakadim banyak mendapatkan informasi mengenai celah-ganggang tersebut. Biar mulai sejak kisi yang diinformasikan masih banyak celah tak yang lain diketahui pada saat itu,” kata Dani setelah ditangkap penjaga keamanan.

Analisa kasus hack Situs KPU
Situs KPU lagi kejangkitan deface

Sehabis insiden ini, situs KPU pun sejumlah boleh jadi masih kena hack. Coba bayangkan kericuhan yang mungkin terjadi kalau situs pemerintahan terus-terusan dimanipulasi sehingga menyebarkan misinformasi di mahajana. Sangat berbahaya, lain?

2. Perang Hacker Indonesia vs Australia (2013)

Salah satu perang cyber paling gempar di Indonesia adalah propaganda hacker Indonesia kepada Australia. Kasus ini berpangkal saat Edward Snowden, keluaran intelijen Amerika Maskapai, menyatakan Australia menyadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kejadian tersebut menyulut kicauan hacker Indonesia sehingga lahirlah
Anonymous Indonesia. Komunitas ini pun membuat gerakan #StopSpyingIndonesia dengan menggempur website Australia melalui berbagai cara.

Perang hacker Indonesia vs Australia
Sumber: Kompasiana

Ofensif DDoS, misalnya. Pasukan cyber Indonesia membanjiri peladen situs-situs Australia dengan request terlarang setakat overload dan website gagal akses. Pelecok suatu korbannya merupakan situs petugas keamanan federal Australia.

Masih berlanjut, Anonymous Indonesia juga melakukan
deface
terhadap ratusan website milik sipil secara acak. Serangan ini menciptakan menjadikan situs bisnis papan bawah di Australia menampilkan alas kata-perkenalan awal peringatan berasal Indonesia.

Barisan cyber Australia pun tidak lalu diam. Mereka balik mencamkan dengan membuat down berbagai website terdepan Indonesia. Seperti situs KPK, PLN, Garuda Indonesia, Polri, Tempo, dan lain-tak.

PT Mendunia Network (Tiket.com) dan Citilink kawin dibikin pusing oleh ulah tiga hacker nan dipimpin oleh cukup umur 19 periode pangkal Tangerang, SH.

SH dkk melakukan

illegal access

pada sistem aplikasi Tiket nan tersemat dengan sistem penjualan kartu Citilink.

Mereka mencuri kode booking tiket penerbangan, kemudian menjualnya melalui Facebook dengan diskon 30-40% sehingga banyak orang membelinya.


Ironisnya sekali lagi, burung hari sebulan bagi Karcis.com bikin mencatat cak semau penyusup dalam sistem. Alhasil, Tiket.com
boncos selingkung 4 miliar dolar, sedangkan Citilink kehilangan 2 milyar rupiah. SH dkk sendiri sudah meraup keuntungan sampai 1 milyar rupiah.

Menariknya, Ruby Alamsyah (ahli
digital forensic) memaparkan bahwa aksi SH dkk itu sepatutnya ada masih ecek-ecek.

“Makara hacker tersebut senyatanya nggak melakukan segala apa-apa yang canggih. Mereka cuma memanfaatkan pengumuman wara-wara serta tools yang ada. Kebetulan situs-situs tersebut memang bukan aware terhadap sekuriti yang cukup janjang, hasilnya gampang dibobol,” kata Ruby.

Bahkan dengan teknologi hack nan bukan tingkat tinggi, ternyata dampak hacking boleh membuat firma rugi miliaran ringgit. Mengerikan, enggak?

Baca Juga:

Mengenal Hacker: Jenis Hacker dan Cara Melindungi Website dari Hacker

4. Situs Telkomsel Memajang Kata-Kata Berangasan (2017)

Umum Indonesia nan mengakses website Telkomsel pernah geger karena menjumpai introduksi-kata kasar sreg laman situs provider kenamaan tersebut.

Ternyata, terserah orang per orang yang memprotes mahalnya tarif Telkomsel dengan mandu nge-hack.

Analisa kasus hack Telkomsel
Mata air: Kompas

Menurut Alfons Tanujaya, ahli keamanan cyber, kemungkinan ada
celah keamanan puas sistem hosting
alias
hacker memaklumi username dan password web hosting (brute force).

Risikonya, peretas berhasil melakukan
deface
dengan meniadakan tampilan website Telkomsel. Website pun lumpuh sehingga pengunjung tak bisa mengakses kenyataan seperti biasanya.

Untungnya, data pelanggan Telkomsel terpisah dengan server website, sehingga masih kerukunan. Telkomsel juga berhasil menandingi website-nya dalam waktu seketul tahun.

5. Data Pengguna Tokopedia Murus ke Dark Web (2020)

Di hari 2022, laporan tak gurih menggoncang Tokopedia. Pasalnya,
91 juta data pemakai dan kian terbit sapta juta data merchant
di e-commerce ini dibocorkan oleh hacker bernama ShinyHunters.

Masih belum jelas metode apa yang ShinyHunters gunakan. Menurut Ruby Alamsyah, pakar keamanan cyber, kemungkinan ShinyHunters memanfaatkan
kisi sistem cloud
di Tokopedia.

Selain itu, boleh juga hacker kelas kakap ini mengerjakan
SQL Injection
ataupun teknik yang lebih canggih lainnya.

Gara-gara kelakuan ShinyHunters, data personal pengguna Tokopedia
(email, etiket, bahan, tanggal lahir, jenis kelamin, nomor telepon dan password yang terenkripsi)

menceret ke masyarakat.

Justru, informasi tersebut dijual ke dunia internet dengan harga sekitar
Rp70 juta.

Kasus hack di Indonesia menimpa Tokopedia
Sendang: MNC Trijaya

Tokopedia juga menenangkan penggunanya dengan memastikan data sensitif sebagai halnya password aman karena terenkripsi. Artinya, mualamat sudah diubah ke kode rahasia sehingga enggak dapat dibaca hacker.

Sayangnya, hacker sekali lagi tidak kalah strategi. Perampas cyber ini membolehkan oknum tertentu mengunduh data ilegal ini secara gratis.

“…pelaku mau mengamalkan share gratis beberapa miliun akun buat membuat semacam sandiwara tradisional bisa jadi nan berhasil membeberkan kode rambang pada password,” duga ahli keamanan cyber, Pratama Persadha.

Tentunya, insiden ini berpotensi membawa kecelakaan kepada pemakai Tokopedia. Sebab, hacker bisa memanfaatkan biografi konsumen untuk

scam
(penyemuan online)

dan

phising



(mengambil alih akun atau sistem)
. Mengirim email penipuan, misalnya.

Bakal mencegah hal ini, Tokopedia pun segera menginvestigasi kasus dan mengajurkan penggunanya segera mengganti password secara berkala.

6. Website DPR RI Down dan Ganti Keunggulan (2020)

Dunia cyber crime juga mengenal istilah
hacktivism, yaitu nge-hack website pemerintah atau institusi dengan tujuan mengalunkan sesuatu. Dan rupanya, website DPR RI pernah menjadi objek, lho.

Mulanya, pengunjung enggak bisa mengakses laman dpr.go.id.

Cingur Iskandar yang waktu itu menjabat sebagai Sekjen DPR RI menegaskan insiden itu terjadi karena traffic terlalu besar.

“…memang sulit dibuka karena banyak sekali yang mengakses,” pengenalan Indra. Pasalnya, traffic yang biasanya berkisar 100 user, melonjak bintang sartan 2000.

Analisa kasus hack DPR RI
Perigi: Kompas

Pasca- diusut, ternyata lonjakan ini adalah imbas berpangkal
serbuan DDoS. Sehingga, website DPR RI pun mujur tsunami request yang memperberat barang bawaan peladen sebatas hasilnya down.

Tapi rupanya, error ini merupakan pintu timbrung nan sengaja hacktivist bakal. Oknum ini kemudian melakukan
deface
sreg website.

Begitu peziarah boleh mengakses situs, mereka akan mengaji tulisan Dewan Desertir Rakyat. Kabarnya, ini yakni aksi protes hacktivist lakukan memurukkan UU Cipta Kerja. Insiden ini sekali lagi heboh dan merajai trending topic Twitter.

Cara hack website DPR RI
Perigi: Terkini.id

Tim IT DPR RI juga segera menurunkan website dan mengamalkan maintenance. Walau akhirnya situs berhasil pulih, web menjadi lebih lemot gara-gara terimbas serangan virus.

7. Website Tempo Lumpuh (2020)

Ki berita ternama Tempo Media juga pernah menjadi korban hacktivism. Untuk keempat kalinya, website Tempo kena hack di masa 2022.

Dulunya, hacker hanya mengalihkan server DNS Tempo sehingga website lumpuh. Namun, mungkin ini bombardir hacker makin menjadi-jadi.

Enggak saja menjeput alih situs, hacktivist sekali lagi mengerjakan
deface. Alhasil, website Tempo berubah menjadi hitam dan memutar lagu Gugur Bunga. Oknum tersebut juga menuliskan pesan-pesan tercalit stop hoax.

Tempo pernah menjadi salah satu kasus hack di Indonesia yang gempar
Sumber: Tempo

Menurut Syaifuddin, S. Kom., M.Kom., pandai hacker kenamaan Indonesia, kasus ini mungkin terjadi karena adanya kesalahan saat membuat website.

“Mungkin ada kesalahan memasukkan kode-kode tertentu saat awal membuat (website). Nah, kesalahan ini jadi jari-jari oknum yang tidak bertanggung jawab untuk ‘mengganggu’,” tutur Syaifuddin.

Sungguhpun kesudahannya Tempo berakibat merebut kekangan website, gertakan hack tidak hilang begitu saja.

Syaifuddin mengistimewakan bahwa hacking website ini dapat berdampak fatal. Seperti mana gangguan sistem hingga pencurian informasi sensitif sama dengan password.

8. Database Kejaksaan Agung RI Jebol (2021)

Selalu cak semau saja alasan bagi hacker bagi menyenggol website yang punya celah keamanan. Seperti mana yang cukup umur 16 tahun asal Lahat  ini lakukan.

Gara-gara bosan sekolah online sejak taun Corona, MFW maupun Gh05t666nero mengisi waktu luang dengan nge-hack situs Kejaksaan Agung RI.

Akibat keisengan Gh05t666nero, situs Kejaksaan Agung RI
kena deface
sehingga tampilannya berubah. Di situsnya tercatat pesan bernada protes dan segel merah HACKED.

Tak hanya itu, Gh05t666nero sekali lagi
menjebol database
Kejaksaan Agung dan menjual 3.086.224 data kepegawaian ke RAID Forums seharga Rp400ribu.

Database Kejagung RI tersandung kasus hacking
Sendang: Cyberthreat.id

Kasus ini selesai sesudah MFW diamankan oleh tim Kejaksaan Negeri Lahat dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Kidul. Biar begitu, Kejaksaan tetap meminta konsumen aplikasi internal Kejaksaan cak bagi mengganti password.

Perumpamaan info, sebenarnya ini bukan kali pertamanya situs Kejagung kena hack. Di tahun 2022, Kejagung juga pernah kena deface sehingga website-nya mengutarakan rencana Harley Queen dan wanti-wanti bernada demonstrasi dari hacktivist.

Mengapa Hacker Burung laut Menjahili Website di Indonesia?

Setelah melihat kilas balik pengelanaan kasus hacking di Indonesia, sekarang Engkau tahu bahwa website di kewedanan ini sering menjadi target empuk cyber crime. Berpunca tahun ke tahun, suka-suka-ada saja website Indonesia yang di-hack.

Website Indonesia yang jadi incaran hacker biasanya:

  • Website pemerintah dengan wara-wara keamanan berlebihan;
  • Toko online, e-commerce, dan situs bisnis nan berpotensi menghasilkan keuntungan;
  • Website dengan jeruji keamanan longgar.

Lantas, kenapa sih hacker mudah dan senang menyerang website tempatan? Ini alasannya:

1. Hosting Adv minim Mumpuni

Hosting ialah layanan kerjakan mengonline’kan website. Bersendikan kemampuannya, ada berbagai spesies hosting. Menginjak berusul shared hosting, cloud VPS, Managed WordPress, dan banyak juga.


Nah, setiap varietas hosting ini dipagari oleh sistem keamanan yang berbeda. Shared hosting, misalnya, jauh lebih rawan ketimbang VPS. Sebab, daya tampungnya relatif sedikit sehingga fitur keamanannya kian minus. Artinya, DDoS lebih mudah mengamati situs yang memakai shared hosting.


“… memang cacat tepat kalau web yang dirancang untuk akses asli oleh publik menggunakan shared hosting. Apalagi yang aksesnya tidak unlimited.”

(
Sigit Widodo, Direktur Operasional Organisator Label Domain Internet Indonesia
).

Buktinya, website pemerintahan masih suka-suka nan tumbang akibat memaksakan diri memakai shared hosting. Situs DPR RI, misalnya. Saat request melonjak ke 2000, website down dan lebih mudah diambil alih hacker.


Tips!


Cak agar enggak salah pilih hosting, pastikan kapasitas dan sistem keamanan hosting sudah sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari resep tampung visitor, adanya fitur back up otomatis, uptime (waktu di mana sebuah website bisa diakses maka itu pengunjung), dan tidak-lain.

Baca Juga:

Ingin Website Anda Online 24 Jam? Perhatikan Uptime-nya!

2. Menggunakan Email dengan Domain Gratisan

Salah satu cara lakukan login website yaitu dengan memperalat email. Tak heran, suka-suka hacker yang lebih dulu meretas email korbannya agar bisa mendapat kunci pintu ke website.


“Berusul kami, para pemerhati IT security, penggunaan domain gratisan habis tidak lega dada… Dapat di-hack oleh para hacker umum dan tidak akan ketahuan. Ini cerek bahaya, bisa disalahgunakan maka itu negara-negara lain.”

(
Ruby Alamsyah, juru IT Security
)

Ada banyak cara yang hacker tempuh untuk nge-hack email. Start berusul
brute force, Trojan Horse, menginfeksi email dengan malware, utus spam, social engineering (penipuan), dan banyak lagi.

Jikalau hacker berhasil, mereka akan mendapatkan beragam data bermakna dari email. Akses untuk login website, file backup web, dll.

Email sebagai salah satu cara masuk website yang sering dihack

Nah, rata-rata email yang hacker incar yaitu yang menunggangi domain gratisan. Sebagai halnya
@gmail.com, @yahoo.com, dll. Sebab, email-email ini berkiblat punya sistem keamanan terbatas.

Ini jelas tikai dengan email yang berbayar maupun custom domain bersumber provider hosting berkualitas. Pasalnya, penyedia hosting yang bagus tentu menambahkan fitur keamanan istimewa.

Niagahoster, misalnya, memberikan konservasi
Outgoing SpamExperts dan Greylist & SpamAssassin
pada email hosting pelanggannya. Akibatnya, risiko email terkena bidasan hacker lebih kerdil.

Sekarang, segala apa risikonya takdirnya hacker berhasil mendodet email Beliau dan mereka jadi tahu akses ke website Anda? Tentunya, penjahat cyber tak akan malu-malu menyerampang-rawak website sesuai keinginan mereka.


Tips!


Penyedia hosting berkualitas biasanya menyenggangkan fitur email hosting kepada pelanggannya. Niagahoster, misalnya, memungkinkan pelanggannya menciptakan menjadikan email dengan domain sendiri bersama-sama membekali proteksi ketat sreg email.

Baca Juga:

Kepingin Punya Email Niaga Profesional? Email Hosting Solusinya!

3. Password Website Plus Gontai

Bahkan meskipun Anda sudah punya email dengan hosting profesional, bukan berjasa hacker akan mengabaikan Engkau.

Masih suka-suka berbagai jurus nan hacker gunakan. Salah satunya
brute force. Brute force adalah upaya kerjakan membajak akun dengan menebak username dan password nan digunakan.


Sekiranya tebakan hacker benar, mereka akan mendapatkan akses menuju email setakat website Anda.

Pertanyaannya, bagaimana bisa sistem coba-coba ini sukses? Bukankah kemungkinannya layak kecil?

Kaprikornus sejenis ini, hacker mempunyai kamus yang ampuh daftar password nan boleh jadi calon korban pakai. Justru, suka-suka software tunggal yang mampu mempelajari target bahan dan membantu hacker mendapatkan introduksi sandi potensial.


“Ini adalah metode serangan lama, sahaja masih efektif dan tersohor di kalangan peretas.”

(
David Emm, Principal Security Researcher Kaspersky
)

Jangan tergegau ya, rupanya serangan brute force bertambah meningkat, lho. Malar-malar setelah pandemi Corona menyelimuti dunia dan berjenis-jenis transaksi mulai beralih ke digital.

Bahkan di Amerika Serikat, serangan brute force nan sediakala sekitar 200 ribu, di bulan April 2022 kemarin sudah melonjak ke angka 1,4 juta. Menggermang, lain?


Uang pelicin!


Untuk menghindari brute force gunakan kombinasi password nan rumit sampai penunjuk menunjukkan label strong. Selain itu, pasang juga berbagai fitur keamanan sama dengan 2FA, membatasi limit login, dan banyak pun.

Baca Juga:

Brute Force: Konotasi dan Cara Ampuh Mencegahnya!

4. Kesalahan pada Code Momen Membentuk Website

Keamanan website nan dibuat dari nol biasanya gelimbir pada keahlian programmernya.

Kabar buruknya, seringkali programmer menjeput code dari bacaan pihak ketiga yang belum tentu terjamin. Kaprikornus, jangan heran seandainya suka-suka beberapa bagian script nan tekor rapi, atau terlebih sebenarnya punya ganggang keamanan.


Selain itu, ada kalanya programmer membuat

backdoor
pada website. Backdoor adalah perangkat lunak lakukan mengakses sistem tanpa melewati proses autentikasi (tes identitas user yang masuk).

Gampangannya, ini adalah gapura birit yang programmer gunakan cak bagi mendapatkan akses khas ke n domestik programa mereka. Terutama momen ada bug yang harus lekas diurus.

Sayangnya,
backdoor pula boleh menjadi senjata bersantap empunya. Saat ini, bayangkan takdirnya hacker berdampak menemukan backdoor pada website. Mau masuk tinggal blas bles cuma, bukan?

Itu sebabnya membuat website tidak boleh mengawur. Sedikit kesalahan sekadar puas script bisa
mengakibatkan SQL Injection hingga serangan XSS
sama dengan nan situs KPU alami di tahun 2004.


Tips!


Minus mualamat coding yang matang, membuat website terbit nol akan sangat berisiko. Karena itu, Kamu bisa mengandalkan hosting yang boleh bersama-sama menginstal website. Managed WordPress, misalnya.

Baca Juga:

Segala apa Itu Managed WordPress Hosting? 9+ Tera yang Anda Butuhkan
!

5. Sukar Maintenance Situs

Beberapa orang
mengira membuat website semata-mata cukup
.
Sementara itu ibarat menghuni apartemen, website yang rutin dipakai lama-kelamaan akan memiliki celah keamanan.

Komponen situs pun menjadi usang. Sebagai halnya SEO, plugin, sebatas template yang lain sangkutan di-update.


Dr. Bisyron Wahyudi dan Alfons Tanujaya, pakar cyber, sekata bahwa ruji-ruji keamanan pelalah suka-suka sehingga website perlu maintenance rutin.


“Setelah pengadaan (order pengerjaan situs) malah enggak cak semau maintenance. Ya sudah selesai (jadi korban hacker).”


-Dr. Bisyron Wahyudi, Vice Chairman Of The Board CSIRT.ID-


“Sayangnya pengadaan situs kerumahtanggaan pemerintah kebanyakan berdasarkan kiriman. Pasca- proyek radu, galibnya situs yang sudah dibuat tidak di-maintain dengan baik hendaknya ruji-ruji keamanan bisa ditutup. Ini yang kemudian jadi rentan diretas.”


-Alfons Tanujaya, Information Technology Security Specialist Vaksincom)

Tanpa maintenance rutin, celah keamanan bukan buru-buru diketahui. Bahkan perusahaan sekelas Tiket.com pun penis musim sebulan buat menyadari ada hacker yang menerobos sistem mereka.

Coba bayangkan takdirnya Tiket.com hanya melakukan maintenance secara tahunan. Kira-kira sudah berapa miliar rupiah ya kerugiannya? :))


Tips!


Sebaiknya, lakukan maintenance website secara berkala. Mulai dari koran, mingguan, bulanan, hingga setiap tiga bulan. Maintenance akan membuat situs Anda memiliki sistem dan komponen yang up to date.

Baca Juga:

9 Pendirian Mudah Maintenance Website Secara Profesional

6. Sistem Keamanan Ala Kadarnya

Rata-rata hacker menargetkan situs yang banyak transaksi. Baik jual beli, proses login, dan aktivitas lainnya nan membutuhkan data dan uang.

Jadi, jangan heran seandainya
korban serangan hacker biasanya merupakan situs-situs bisnis. Terutama bisnis tingkat menengah ke bawah. Alasannya, biasanya pemilik website belum terlalu reaktif dengan sistem keamanan situs.

Buktinya, belum semua web jual beli di Indonesia menggunakan SSL. SSL ialah protokol keamanan yang melindungi aliran data dalam web.

Situs yang aman pasti n kepunyaan tanda repuh-repuh di samping address bar-nya dan memiliki embel-embel HTTPS.

Website Niagahoster memakai SSL yang membuat seluruh transaksi di dalam website lebih aman

Faktanya, 20% dari 502 website besar di mayapada juga belum menunggangi SSL. Itu artinya, sistem keamanan masih secukupnya. Ini misal mengungkapkan gerbang pepat-tumpul pisau lakukan hacker sehingga mereka bisa menoleh aliran data sreg situs.


Biaya siluman!


Supaya website lebih lega dada, sebaiknya Engkau memasang SSL. Selain itu, pastikan lagi hosting telah memiliki pelestarian ketat: Imunify360 bagi mencegah DDoS, fitur backup faali, SpamExpert Protection, dll.

Langkah Mengamankan Website

Website Seperti Apa yang Paling Kesepakatan?

Kalau melihat deretan kasus hacking yang pernah mengguncangkan Indonesia, Engkau bisa menarik sebuah benang merah. Rupanya,
keseleo satu penyebab terbesar website mudah kebobolan yakni karena kualitas hostingnya.

Pasalnya, hosting adalah inti website. Mau situs apapun itu. Mulai berbunga situs KPU, web Telkomsel, Tempo, dll. Seandainya semenjak pondasinya sekadar sudah lemau, hacker karuan boleh merontokkan situs.

Lalu, website begitu juga apakah yang minimal kesatuan hati?

Senyap, Engkau tidak usah lopak-lapik. Tidak semua fasilitator hosting abal-abal, kok. Buktinya, Niagahoster menyediakan berbagai paket hosting dan membentengi semuanya dengan perlindungan ketat.

Fitur keamanan hosting Niagahoster

Maklumat:

  • High and Dedicated Resource:
    server hanya digunakan oleh suatu pengguna sehingga kapasitas dan kemampuan hosting lebih cepat dan jauh semenjak gangguan;
  • Cloudlinux OS: sistem operasi nan memungkinkan peladen stabil dan kesatuan hati;
  • Imunify360: yaitu sistem keamanan buat mengatasi DDoS dan malware lainnya;
  • Daily Backup: data website akan di-backup secara otomatis setiap harinya;
  • Auto Update: WordPress akan memperbarui core, theme, dan plugins ke versi terbaru secara otomatis;
  • Hack recovery: bantuan untuk mengobati website yang kena hack dan memulihkan situs sesuai backup yang tersaji.

Ternyata, setiap paket hosting memiliki perlindungan yang farik. Kerjakan memintal yang tepat, Anda harus menyesuaikannya dengan kebutuhan. Website toko online, misalnya, bertambah cocok menggunakan Managed WordPress yang memiliki sistem keamanan super eksemplar.

Baca Juga:

Pak Hosting Mana yang Tepat untuk Saya?

Kepingin Website Kebal dan Cepat Sembuh dari Hack? Pastikan Fitur Keamanannya Oke!

Berbunga tahun ke tahun
kasus hacking itu selalu suka-suka. Mulai berpunca situs bisnis katai, website pemerintah, hingga e-commerce ngetop.

Sayangnya, Anda tidak pernah senggang pron bila dan siapa yang akan menjadi target hack selanjutnya. Bisa jadi, saat ini hacker sedang memantau situs Anda.

Memang, tidak terserah yang dapat menjamin website Anda akan selalu lolos berpunca hack. Belaka, Ia boleh mengapa menambahkan antibodi pada web. Dengan sedemikian itu, situs kaprikornus kian kebal dan terlebih cepat sembuh dari hack.

Salah satu caranya dengan punya pondasi web yang kuat, yaitu hosting berkualitas.

Niagahoster seorang sudah membekali pengguna hostingnya dengan bervariasi proteksi. Tetapi, cak semau keamanan apendiks jika Anda menggunakan
Managed WordPress Hosting. Layanan hosting nan titik api plong pembuatan website WordPress ini
menambahkan
fitur daily backup, auto update, dan hack recovery.

Kaprikornus, apakah Anda ingin memiliki website yang aman dan bikinnya tak ribet? Kalau iya, yuk segera pertimbangkan Managed WordPress Hosting!

Source: https://www.niagahoster.co.id/blog/kasus-hacking-indonesia/