Cara Membuka Dan Menutup Lift

Ditulis olehAditya Putra

Laksana manusia normal, pasti masih banyak hal di dunia ini yang belum kita ketahui, start dari situasi yang mungkin terkesan sepele, sampai hal lautan. Atau, hal yang sepatutnya sudah diketahui secara umum saja ternyata kita belum tahu, bahkan situasi yang memang banyak orang belum mengetahuinya.

Belum mengetahui sesuatu itu wajar dan kita
nggak
perlu berkecil hati karena itu. Malar-malar, kendatipun cucu adam-orang menganggap aneh karena kita belum mengarifi sesuatu yang selayaknya sepele. Setiap orang mempunyai kehidupan dan mayapada yang berlainan, mana tahu sesuatu yang menurut mereka sudah terlalu biasa masih menjadi sesuatu yang plonco buat kita.

Keseleo satu komplet kecilnya adalah sebuah alat bernama elevator. Teknologi nan diciptakan cak agar para manusia dapat menghemat hari dan tenaga,
tepi langit
ggak
perlu kembali bersusah payah dan berlama-lama mencapai keramik tertentu dengan menggunakan tangga.

Bikin manusia nan dulu di kota besar mungkin sudah biasa menggunakan lift. Namun, masih banyak orang yang belum tahu pendirian menunggangi lift. Ranah, itu sesuatu yang wajar dan bukan sebuah kesalahan. Terutama kalau negeri medan tinggalnya enggak ada bangunan nan punya elevator.

Mungkin kamu salah satunya? Jangan berkecil lever apalagi merasa malu karena itu. Silam wajar kalau kamu masih habis asing terhadap radas itu. Wajar pula kalau sira
nggak
tahu bagaimana cara menggunakannya. Siapa kamu merembah alias sipu ketika akhirnya mendapat kesempatan lakukan mencoba menggunakan lift.

Kini,
nggak
perlu menggermang apalagi malu lagi, ya. Menggunakan gondola
nggak
sesusah itu,
kok
. Jikalau perasaan itu ada, itu cuma karena lift masih menjadi sesuatu yang asing buat sira. Kamu tinggal menyimak artikel Bacaterus ini, hendaknya ini bisa kondusif kamu ketika akhirnya engkau berkesempatan mencoba teknologi bernama lift.

1. Memastikan Macam Kemudi angkat


Memastikan Jenis Lift

Secara umum, lift mempunyai dua jenis. Ini yang paling kecil pelalah ditemui di kendaraan masyarakat, ialah lift pengangkut basyar dan lift pengangkut barang. Elevator pengangkut barang biasanya letaknya tersenyembunyi, maksudnya doang bisa diakses orang tertentu, seperti fungsionaris gedung tersebut. Namun, sekiranya beliau nanar mengasingkan lift khusus cak bagi bani adam dan barang maka kamu boleh menanyakannya kepada pegawai di sana.

Meski jenisnya berbeda, prinsip penggunaannya rapat persaudaraan sama,kok.
Siapa adv pernah sira berkreasi di suatu konstruksi dan suatu periode atasan meminta beliau mengangkut sesuatu dengan menggunakan lift dagangan, makara kamu enggak kebingungan juga.

2. Ketahui Posisimu

* sumur: unsplash.com

Ini utama meski beliau
nggak
salah memencet tombol. Ketahui posisi kamu subur, terserah di lantai berapa sira sekarang? Dengan serupa itu anda bisa memutuskan harus turun atau mendaki, karena lakukan membuka lift akan ada dua tombol berbeda. Keduanya mengelepai plong posisi sira saat itu dan ke mana tujuanmu menunggangi gondola. Mau naik atau turun?

Kalau kamu cak hendak naik ke lantai atas, kamu boleh memencet tombol yang menjurus ke atas. Kalau kamu bingung prinsip turun lift ke lantai dasar atau merosot ke tegel di bawahmu, ia bisa memencet tombol yang condong ke bawah. Lazimnya cuma cak semau dua kenop yang letaknya bertumpuk. Bentuknya boks dengan tanda baca segitiga nan mengarah ke atas dan ke bawah. Pencet riuk satu, lalu tunggu pintu termengung.

Kecuali takdirnya ia sedang berada di lantai minimal bawah, ataupun berada di lantai paling atas, biasanya belaka akan ditemui satu tombol hanya. Pencet tombol itu untuk membuka pintu lift. Di bagian atas pintu elevator, engkau akan menemukan layar yang menayangkan ponten. Itu adalah tegel medan lift sedang rani. Angka itu akan turun alias menanjak menuju ke lantaimu setelah engkau memencet tombol pembuka.

3. Masuk, Tutup, dan Tentukan Lantai Tujuanmu

* sumber: unsplash.com

Selepas pintu terbuka, kamu boleh masuk ke lift. Di sisi kanan, kamu menemukan banyak pentol. Permulaan-tama, kamu harus memencet pentol untuk menutup pintu kemudi angkat. Terserah satu tombol nan memiliki simbol dua biji pelir segitiga nan sudutnya berhadapan. Nah, kamu perlu memencet tombol itu untuk menutup bab lift.

Di dekatnya, kamu juga akan menemukan pentol nan memiliki simbol dua buah segitiga sama yang bersabung. Tombol tersebut berfungsi buat membuka kembali pintu lift yang sudah ingin kamu tutup. Kelihatannya tas milikmu ketinggalan, maupun ada cucu adam tak yang ingin ikut masuk. Doang, ia sekadar bisa memencet pentol itu ketika lift belum bergerak.

Pasca- itu, kamu teristiadat memencet lantai yang menjadi tujuanmu. Ada angka-angka yang menunjukan lantai, ditambah perikatan abjad. Penamaan lantai ini terjemur masing-masing gedung.

Jadi, anda juga terbiasa memahami asosiasi gedung itu. Umumnya G ialah
Ground,
selain itu ada juga LG yang berarti
Lower Ground. Tenang cuma, biasanya setiap bangunan mempunyai penjelasan sangkut-paut bangunan di provinsi turut. Kalau gedungnya segara, biasanya kamu bisa menemukan penjelasan susunan gedung di lobi gedung.

4. Tombol Darurat


Tombol Darurat

Di antara deretan bagan tombol di gondola, ada pun tombol darurat yang bisa sira gunakan kalau lift bukan berfungsi dengan baik. Bukan berarti elevator
nggak
aman, justru tombol itu dibuat untuk menjamin keamanan siapapun yang menggunakan. Mungkin karena gondola itu lumpuh, atau berhenti bergerak. Cembul itu bisa menyelamatkan kamu supaya
nggak
terjebak di dalam lift.

Source: https://bacaterus.com/cara-menggunakan-lift/