Cara Membuat Time Schedule Proyek Di Excel

Salah satu penyebab mundurnya pelaksanan pekerjaan adalah akibat berpokok tidak dibuatnya dokumen Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan nan intern ilmu Managemen Kiriman kita kenal dengan istilah segel Time Schedule atau Jadwal Pelaksanaan ataupun Rencana Kerja. Tanpa Time Schedule, pekerjaan bukan dapat dikontrol dan dikendalikan, sehingga kesannya pekerjaan menjadi molor tanpa arah. Untuk itu Time Schedule sangat mutlak dibuat dalam merumuskan dokumen RAB Desain.

Pada prinsipnya Time Schedule tidak terlalu rumit, berisi item-item tiang penghidupan yang sudah kita rencanakan dalam perhitungan tagihan dan dilengkapi dengan rajah wulan penyelesaian nan dijabarkan dalam ahad serta adanya bobot pekerjaan untuk mengetahui progress kemajuan sebaiknya bisa dibuat menjadi kurva S. Waktu yang digunakan dalam Time Schedule rata-rata sangat singkat sekali yaitu invalid kian 3 bulan. Contoh Time Schedule tersisa dapat anda tatap pada rencana di sumber akar ini.

1.png

Intern pelaksanaan pembangunan Time Schedule harus senantiasa diisi buat melakukan kontrol. Selain diisi pula harus dilakukan pembuatan Kurva S, dengan ada 2 jenis kurva S, warna biru adalah kurva S rajah, padahal dandan merah adalah kurva S buat realisasi tiang penghidupan sesuai dengan bobot nan dihasilkan, sehingga keterlambatan pekerjaan setiap ahad bisa kita kontrol. Kontrol berfungsi cak bagi melakukan tindakan taktis jika terjadi keterlambatan,misalnya kita akan menambah jumlah pekerja jika pekerjaan sangat lambat, atau mempercepat droping material dan tindakan lainnya lakukan mengejar ketertinggalan sehingga tidak berlarut sagu belanda dibiarkan begitu belaka.

Langkah-awalan Membuat Time Schedule

Langkah langkah mewujudkan Time Schedule terserah merupakan umpama berikut:

  1. Tulislah Item Pekerjaan.
  2. Buatlah rubrik bobot dengan mengisinya 1/ (jumlah item karier) x 100, sehingga menjadi = (1/35) x 100 =2,857. (Catatan: Berlainan dengan proyek umumnya nan menggunajan item rupiah n domestik pembobotan. Kita cukup menunggangi point yang ekuivalen plong setiap item pekerjaan senilai dengan angka 1 (satu), peristiwa ini cak bagi memudahkan Kader Teknik mempelajari dan menerapkannya di lapangan).
  3. Buatlah ruangan jadwal pelaksanaan selama 3 bulan nan masing masing bulan
    dijabarkan kerumahtanggaan pekan;
  4. Isi dan arsirlah dengan warna sensasional, minggu nan digunakan untuk menyelesaikan karier denganrumus bobot dibagai kuantitas pekan, contoh: Pekerjaan no. 7 Pekerjaan Beton bertulang yang dilaksanakan privat kurun masa 3 pekan, maka pembobotanya merupakan = 2,857/3= 0,952.
  5. Jumlahkan semua koefisien yang berwarna biru internal masing masing minggu dan ditulis dengan pesiaran Rangka;
  6. Sebagaimana dengan Realisasi pekerjaan, kalau mengalami kemunduran, arketipe Pekerjaan no. 10 Pekerjaan Acian Plesteran, Rencana 3 minggu yang pada Bulan ke-2 Minggu ke 2,3 dan 4 berubah direalisasi pada Bulan ke-2 Pekan ke 3 dan 4. Yang tadinya pembobotannya 2,857 / 3 = 0,952 akan berubah menjadi 2,857 / 2 = 1,429. Berilah rona arsir dengan warna merah;
  7. Jumlahkan semua koefisien yang bercat merah dalam masing masing minggu dan ditulis dengan keterangan Realisasi;
  8. Berdasarkan kuantitas Gambar di masing masing minggu buatlah titik suntuk hubungkan masing masing titik sehingga membentuk bagan menyerupai lambang bunyi S, yang dalam Managemen Proyek kita ucap Kurva S berilah warna garis tersebut dengan Corak Spektakuler;
  9. Berdasarkan jumlah Realisasi masing-masing pekan buatlah titik suntuk hubungkan masing masing titik sehingga menciptakan menjadikan Kurva S berilah dandan garis tersebut dengan Rona MERAH.

2.png

Sumber : https://sarif023.wordpress.com/contact/


Source: https://kursustekniksipildanarsitektur.wordpress.com/2018/06/02/langkah-langkah-membuat-time-schedule-proyek-bangunan-dengan-excel/