Cara Membuat Tabel Relasi Di Visio 2007

Daftar Isi

  • Tentang Segala apa Itu ERD?
    • 1. Pengertian ERD Secara Mahajana
    • 2. Denotasi ERD Menurut Ahli
  • Kurnia ERD
  • Hipotetis Data
  • Notasi, Komponen dan Simbol ERD
    • 1. Entitas (Entity)
    • 2. Atribut
    • 3. Relasi atau Kawin
    • 4. Garis ataupun Penghubung
  • Kardinalitas ERD
  • Metodologi ERD
  • Contoh ERD (Entity Relationalship Tabel) Berdasarkan Kasus
    • 1. Contoh ERD Sederhana
    • 2. Ideal ERD Penjualan
    • 3. Konseptual ERD Bibliotek
    • 4. Ideal ERD Rental CD/DVD Sinema
    • 5. Contoh ERD Sekolah
    • 6. Contoh ERD Rumah Linu
    • 7. Contoh ERD Revarasi Tiket Bioskop
    • 8. Contoh ERD Rental Mobil
    • 9. Contoh ERD Toko Online
    • 10. Contoh ERD Minimarket
  • Contoh ERD (Entity Relationalship Diagram) Berdasarkan Pergaulan
    • 1. Contoh ERD One to One (1:1)
    • 2. Teladan ERD One to Many (1:M)
    • 3. Contoh ERD Many to Many (M:M)
  • Ancang dan Kaidah Takhlik ERD

Contoh ERD
– ERD merupakan kependekan berpunca
Entity Relationship Tabulasi
atau n domestik Bahasa Indonesia diagram koneksi antar entitas. Bisa dikatakan bahwa ERD yaitu sebuah bagian yang enggak bisa dipisahkan dengan analisa perancangan sistem.

Bikin kalian yang merasa bingung, garitan ini akan sedikit menerimakan amanat adapun ERD yang meliputi pengertian, simbol, metode, notasi, kekuatan hingga arketipe ERD itu seorang.

Misal susuk pemodelan basis data, ERD mengikat suatu tabel
database
dengan diagram lainnya. Pasti hal ini ditujukan untuk mempermudah. Dalam prakteknya pemodelan basis data ini selevel halnya dengan
flowchart
nan mengeluh bagian suatu dengan bagian lainnya.

Entity Relationship Tabel (ERD) ialah teknik pemodelan kebutuhan data sebuah organisasi.

Konotasi ERD

Lebih jelasnya, mari kita pelajari ERD dari A sampai Z, berikut uraiannya.


Baca Lagi:

Contoh DFD

Mengenai Segala apa Itu ERD?

basis data

Buat mereka yang sudah lama bergulat dengan bumi informatika, sebagaimana pemrograman dan perancangan acuan
database, tentu ERD bukanlah sesuatu yang aneh.

Mengingat kemampuan membuat sebuah ERD harus dimiliki sejak awal, maka tidaklah heran materi ini senantiasa disampaikan puas awal pembelajaran.

ERD seorang dirancang sebelum sebuah aplikasi atau sistem dibangun, dengan demikian kita punya gambaran terkait silsilah datanya.

Situasi tersebut kebanyakan dirancang serentak dengan DFD (Data Flow Diagram) untuk pemograman secara terstruktur. Sedengkan untuk pemograman berorientasi objek menggunakan UML, seperti Component Diagram, Use Case dan lain sebagainnya.

1. Denotasi ERD Secara Publik

Secara umum ERD boleh diartikan sebuah abstrak yang mengatur hubungan antar entitas ataupun grafik n domestik sebuah database.

Dimana entitas satu dengan yang lainnya memiliki perpautan ataupun keterhubunagan yang tidak bisa terpisahkan. Entitas yang dimaksud dalam peristiwa ini adalah tabel,
database
sendiri yakni sekumpulan grafik, khususnya untuk
SQL.

Sehabis kita mengetahui ERD secara umum, seterusnya kita akan mencari tahu
apa itu ERD
menurut para tukang. Tujuannya tentu supaya kalian makin paham dan lebih mengerti akan situasi ini.

  • Brady dan Loonam (2010)

    Entity Relationship Diagram
    (ERD) adalah sebuah teknik yang dipakai kerjakan memodelkan kebutuhan data dari satu organisasi.
  • Sutanta (2011:91)
    – Sutanta dalam sebuah bukunya dengan judul \”Basis Data dalam Tinjauan Konseptual\” menyatakan suatu model data yang dikembangkan secara objek.
  • Mata-Toledo dan Cushman (2007 : 139)
    – Mereka mendefinisikan ERD sebagai representasi grafis dari akal sehat sebuah
    database.

Berpangkal pengertian ERD menurut para tukang di atas, kita dapat simpulkan bahwa ERD (Entity Relationalship Tabulasi) ialah gambaran grafis nan mewakili logika database yang dilengkapi secara detail, seperti entitas, hubungan dan batasannya.

Apakah kalian tau tentang statechart grafik? Jika tidak,, kalian boleh mengaji sebaik-baiknya puas garitan tentang cermin
statechart diagram.

Kekuatan ERD

Entity Relationalship Diagram
(ERD) dikembangkan dengan tujuan dan kurnia, mengenai khasiat dari ERD tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Memberikan kemudahan kerumahtanggaan menganalisis sebuah basis data (database) dengan cara yang cepat serta murah.
  2. Menjalankan hubungan antar data nan memiliki keterkaitan beralaskan objek yang dihubungkan dengan satu relasi.
  3. Mendokumentasikan data yang ada dalam sebuah basis data dengan cara menganalisis serta mengidentifikasi setiap objek atau entitas dan relasinya.
  4. Melakukan pengujian contoh yang mutakadim dibuat.

Model Data

Model data secara umum terbagi menjadi 3 model, adalah konseptual, rasional dan raga. Berikut per penjelasannya.

  • Sempurna data konseptual
    – Kamil jenis ini merupakan model ER teratas yang berisi data secara detail. Hipotetis komplet kebanyakan mendefinisikan entitas data dari pustaka utama nan dapat digunakan oleh suatu organisasi.
  • Model data membumi
    – Jenis model ini tidaklah memerlukan model dengan konseptual, mengapa demikian? Sebab contoh ER logis mengandung lebih rinnci dibandingkan dengan contoh konseptual.
  • Konseptual data fisik
    – Eksemplar fisik ini memungkinkan dikembangkan dari masing-masing lengkap ER mantiki. Pada umummnya model ini dikembangkan kerjakan dijadikan sebagai
    database.

Notasi, Komponen dan Simbol ERD

simbol erd

Suatu
Entity Relationalship Grafik
(ERD) dibangun menggunakan komponen atau notasi dan simbol. Masing-masing onderdil atau notasi digambarkan melalui fon tertentu, sebagai halnya berikut;

  • Persegi panjang mencitrakan entitas
  • Paralelogram mencitrakan relasi
  • Galengan menggambarkan atribut
  • Garis menyantirkan relasi

Berikut penjelasan makin rincinya tentang komponen dan simbol dari ERD.

1. Entitas (Entity)

Entitas merupakan segala sesuatu yang dapat digambarkan maka itu data. Fathansiah mendefinisikan dan mengartikan entitas perumpamaan berikut.

Suatu obejek nyata (eksistensi) serta bisa dibedakan berusul sesuatu yang bukan.

Mangsa dasarnya sekali lagi berjenis-jenis, dapat berupa orang, benda bahkan sesuatu hal yang informasinya dapat disimpan dalam sebuah basis data (database).

Entitas seorang terbagi menjadi dua adegan yaitu entitas abadi dan lemah.

  • Entitas awet adalah entitas yang tidak memiliki dependensi terhadap entitas lainnya, dapat berdiri seorang.
  • Entitas lenyai adalah entitas yang punya ketergantungan terhadap entitas tak internal sebuah pertalian.

Entitas dapat digambarkan dengan menetapi aturan berikut ini.

  • Satu entitas dinyatakan atau digambarkan dengan simbol persegi panjang.
  • Tanda bersumber satu entitas harus di tulis di dalam simbol persegi panjang.
  • Segel dari suatu entitas dapat konkret nomina, manusia maupun partikular.
  • Cap entitas sebaiknya ditulis ataupun menunggangi prolog yang mudah dipahami serta jelas.

2. Atribut

Atribut ialah bagian berbunga sebuah entitas, sebagai contoh entitas pelanggan memiliki atribut label, kode pelanggan, telepon, bahan dll. Kian jelasnya sebagai halnya nan terdapat sreg susuk di asal ini.

atribut

Dari susuk di atas kita bisa menganalisis entitas pelanggan memiliki tujuh atribut. Dalam hal ini atribut juga mempunyai kebaikan sebagai pengetahuan kerjakan memperjelas entitas.

Atribut dapat digambarkan memperalat kebiasaan-aturan berikut ini.

  • Atribut digambarkan dengan fon elips.
  • Nama dari atribut ditulis di kerumahtanggaan elips.
  • Nama berusul atribut adalah kata benda dan tunggal.
  • Merek atribut diusahan mempekerjakan introduksi yanga primitif dan mudah dipahami.
  • Atribut merupakan babak dari entitas.

Sebuah atribut di internal suatu entitas memili spesies atau bagian, nan mana terbagi menjadi ke dalam tiga variasi berikut.


  • Atribut key

    – atribut ini merupkan jenis atribut anak kunci nan terdiri berbunga satu atau bilang atribut yang bisa menyingkirkan leret data dan berwatak idiosinkratis. Teladan NPM, NIP, NIK dll.

  • Atribut Composite
    atribut nan terdiri dari beberapa bagian nan bisa dipecah atau dapat dikatakan memiliki subatribut. Teladan cap depan, nama paruh dan nama belakang.

  • Atribut Derivatif

    – suatu atribut yang bukan harus disimpan dalam
    database. Contoh atribut nan dihasilkan bersumber
    relationship.

3. Koalisi atau Hubungan

Korespondensi digunakan untuk menghubungkan antar entitas yang n kepunyaan keterkaitan. Dalam sebuah relasi selalu terjadi proses baru yang tentu maenghasilkan sesutu nan hijau lagi.

Dalam menggambarkan sebuah koalisi harus mengikuti dan memenuhi adat berikut.

  • Kekeluargaan kerap digambarkan dengan simbol yang berbentuk paralelogram.
  • Tanda dari sebuah persaudaraan harus ditulis didalam simbol belah ketupat.
  • Cap relasi harus berwujud kata kerja aktif.
  • Logo relasi diusahakan ditulis dengan jelas serta mudah dipahami.

4. Garis atau Penghubung

Bunyi bahasa garis dalam sebuah ERD memiliki fungsi nan terdahulu, dimana sebagai penghubung antara entitas dengan relasi, serta menunjukan keterkaitan antara entitas satu dengan nan lainnya.

Sebuah grafik tidak akan dapat dikatakan ERD apabila lain n kepunyaan garis, sebab peristiwa ini tidak jelas atau tidak menunjukan proses apa-apa.

Meskipun bisa jadi mana tahu sepele, doang garis ini punya peranan yang sangat penting dan dapat diibaratkan sebagai jembatan.

Kardinalitas ERD

Apa itu kardinalitas?

Kardinalitas dalam sebuah ERD (Entity Relationalship Tabel) sangat berkaitan karib dengan relasi atau kontak yang telah dibahas pada babak notasi atau komponen ERD.

Sebab kardinalitas ini membicarakan derajat ikatan serta menyatakan maksimum entitas yang dapat berelasi dengn entitas lainnya intern suatu himpunan.

Kardinalitas ERD terbagi ke intern tiga bagian, sebagai berikut.

  • One to One
    (1:1) – Setiap anggota entitas hanya dibolehkkan berhubungan dengan satu anggota entitas lainnya.
  • One to Many
    (1:M) – Setiap anggota entitas diperbolehkan berhubungan dengan banyak entitas lainnya.
  • Many to Many
    (M:M) – Setiap anggota entitas diperbolehkan memiliki hubungan yang banyak dengan  entitas lainnya, begitupun sebaliknya.

Baca juga: Contoh Sequence Diagram

Metodologi ERD

Membuat ERD tidak bisa dilakukan sedemikian itu namun, akan semata-mata diperlukan tahapan yang disebut metodologi, berikut tahapannya.

  1. Tentukan entitas justru dahulu, lakukan dengan gemi, teliti dan baik sehingga boleh menjawab persolan yang ada.
  2. Tentukan pertalian antar entitas, bagaimana gabungan antara entitas satu dengan yang lainnya.
  3. Gambarlah ERD yang sifatnya temporal atau provisional, situasi ini diperlukan bagi menerimakan gambaran secara masyarakat.
  4. Buat maupun isi kardinalitas, hal ini diperlukan bikin menentuka jumlah kejadian.
  5. Tentukan
    primary key
    atau pembukaan kunci utama privat sebuah entitas.
  6. Menggambar ERD berdasarkan kiat terdahulu.
  7. Tentukan atribut yang dibutuhkan dari setiap entitas yang cak semau.
  8. Batik ERD secara acuan denan atribut.
  9. Lakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap hasil, apabila terdapat salah paham boleh mengulang langkahnya.

Contoh ERD (Entity Relationalship Diagram) Berdasarkan Kasus

Berikut contoh ERD lengkap dari A hingga Z berdasarkan penggalian kasus. Apabila kalian masih histeris dapat menyingkir soal di kolom komentar.

1. Contoh ERD Terbelakang

contoh erd sederhana

Entitas Atribut
Mahasiswa Mata Kuliah Nim, Nama, Jurusan, Alamat kdmk, nama_mk, sks

Kajian

Susuk ERD sederhana di atas memiliki 2 entitas dengan merek mahasiswa dan mata kuliah, serta satu proses yang menghubungkan keduanya.

Entitas mahasiswa memiliki atribut seperti NIM, nama, jurusan dan alamat. Sementara itu mata lektur memiliki kdmk, Nama_mk dan sks. Proses krs memiliki perolehan riil nim, kdmk, ta dan smt.

Dalam proses di atas setiap mahasiswa yang kepingin mengontrak mata kuliah diharuskan menerimakan atribut yang terwalak internal proses.

2. Acuan ERD Penjualan

contoh erd penjualan buku

Entitas Atribut
Pembeli Pembelian Kasa Trik Pengarang Penerbit Rak ID_PEMBELI, ID_BUKU ID_PEMBELI, ID_BUKU, JUMLAH, HARGA, TANGGAL NO_HP, NO_KASIR, PASSWORD, ALAMAT, USERNAME ID_PENGARANG, HARGA, ID_BUKU ID_PENGARANG ID_PENERBIT, TAHUN ID_RAK, ID_BUKU

Kajian

Diagram pada rencana di atas terdiri berpunca tujuh entitas serta heksa- proses. Tiap-tiap proses menunjukkan keterhubungan antar entitas.

Kemudian dapat kita simpulkan bahwa saat hendak takhlik sistem penjualan rahasia, setidaknya membangun ataupun mengembangan ERD begitu juga puas rencana di atas.

3. Contoh ERD Perpustakaan

contoh erd perpustakaan

Entitas Atribut
Anggota Pokok Denda no_anggota, nama, jurusan, alamat, tgl_lahir no_buku, judul, pengarang, th_terbit, penerbit, jns_buku no_anggota, tgl_pinjam, kode_denda, tarif_denda, jns_denda.

Analisis

ERD perpustakaan di atas terdiri bermula tiga entitas, yaitu anggota, buku dan denda. Padahal cak bagi prosesnya terletak dua proses.

  • Proses pertama yaitu pinjam yang menghubungkan antara anggota dengan buku. Fragmen ini berfungsi apabila anggota hendak meminjam anak kunci.
  • Proses kedua yaitu membayar yang mengeluh antara anggota dengan denda. Proses ini terjadi apabila anggota terlambat menjajari buku maka akan masuk ke intern proses membayar.

4. Contoh ERD Persewaan CD/DVD Film

contoh erd rental dvd cd

Entitas Atribut
Member Pegawai CD/DVD Sinema nomember, merek, bulan-bulanan nama, no_pegwai kode_film, kepala karangan, jenis_film

Analisis

Sebanding halnya dengan teoretis ERD sebelumnya, intern membuat ERD rental CD/DVD film diperlukan kajian yang mendalam terkait barang apa yang dibutuhkan internal sebuah sistem.

Dalam situasi ini, setidaknya terdapat 3 entitas nan telah ditentukan, begitu juga member, pegawai, CD/DV bioskop, sedangkan untuk masing-masing atributnya dapat dilihat pada bagian grafik di atas.

Alur berpokok ERD di atas dimulai saat member mengerjakan transaksi CD/DVD sinema melangkahi pegawai. ERD ini cuma membutukan satu proses tetapi yaitu transaksi.

5. Contoh ERD Sekolah

contoh erd sekolah

Entitas Atribut
Wilayah Sekolah Status id_provinsi, provinsi, kota, kecamatan id_sekolah, nama_sekolah, korban, kode pos, spesies sekolah id_status, status, MBS

Analisis

Kita dapat melakukan analisa terhadap ERD di atas, dimana sangat jelas tujuan akhirnya buat mengaram lokasi sekolah.

ERD ini hanya memiliki 2 proses, ialah proses lokasi dan proses memiliki. Kerumahtanggaan proses lokasi sendiri untuk mengetahui lokasi, sedangkan proses memiliki lakukan mengetahui status dari sekolah.

6. Contoh ERD Flat Sakit

contoh erd rumah sakit

Entitas Atribut
Pasien Dukun Pembeli pasien_nama, pasien_id, pasien_alamat dokter_nama, dokter_id, dokter_alamat obat_nama, obat_kategori, harga, obat_id

Amatan

Meskipun doang n kepunyaan tiga entitas, namun ERD apartemen sakit ini n kepunyaan proses yang pas terik. Hal ini dapat terlihat pada alur data serta ikatan entitas di atas.

ERD rumah gempa bumi ini juga memiliki kemiripan dengan ERD puskesmas atau klinik, sebab seperti nan terlihat pada contoh di atas alurnya sebanding.

Pasien diperiksa makanya medikus, maka akan tersimpan di proses rekam medik. Selanjutnya dari data rekam medik tersebut medikus akan menyerahkan gerendel untuk mendapatkan pemohon bagi pasien.

7. Contoh ERD Revarasi Kartu Komidi gambar

contoh erd pengelolaan tiket bioskop

Entitas Atribut
Admin Customer Informasi Transaksi Operator Film Jadwal Kursi Tiket id_admin, username, password id_customer, target, email, nama, jenis_kelamin, no_kontak – id_transaksi, total_harga, tgl_pesan, banyak id_operator, cap, alamat_o, no_telp kode_film, kepala karangan id_jadwal, jam_tayang, jam_selesai, tanggal id_kursi, nama_kursi harga, stok, kode_tiket

Amatan

Apabila kita lihat sekilas, maka ERD di atas begitu tertumbuk pandangan obsesi. Kejadian ini dikarenakan memiliki entitas dan proses yang berkelebek.

Teradat kita pahami, dalam merancang sebuah ERD kita dituntut untuk mengilustrasikan alur secara detail dan mendalam.

Hal tersebutlah yang begitu nampak puas kamil ERD tiket bioskop di atas. Bagaimana tidak, sebab ERD nan dibangun sudah dapat mengaplus dalam pemesanan tiket bioskop secara online.

8. Kamil ERD Rental Mobil

contoh erd rental mobil

Entitas Atribut
Rental Mobil Pelanggan Logo, Korban, No_tlp, Jml_Mobil Merk, Mobil, Th_buat, NoPol No_KTP, Nama, Alamat, Tgl_Lahir, No_Telp

Analisis

Model sebuah ERD boleh dipastikan akan farik-beda, meskipun dengan kasus yang sama, kok demikian? Sebab membangun ERD sangat erat kaitannya dengan pendirian berfikir. Berlainan individu mutakadim dipastikan akan berbeda pun hasilnya.

Tabel di atas menunjukan keterhubungan entitas satu dengan yang lainnya melalui proses yang dibutuhkan, sehingga persewaan otomobil ini berjalan sebagai mana mestinya.

9. Contoh ERD Toko Online

contoh erd toko online

Entitas Atribut
Pembeli Order Pembayaran Produk Admin id_pembeli, user_name, sasaran, password, nama id_order, id_produk, terlepas id_order, id_pembayaran, diversifikasi pembayaran id_produk, jenis_produk, nama_produk, harga, stock nama, korban, password, user_name, id admin, jabatan

Analisis

Dalam membangun sebuah toko
online
sangat terdahulu sekali membidas pengolahan dan
handling data
. Toko
online
ialah sebuah sistem atau aplikasi jenis
client-server.

Contoh ERD toko
online
di atas hanya konseptual sederhana saja, sebab apabila kita membangun sistem toko
online
dengan berbagai fitur karuan ERD nya pun akan kompleks.

Dari kerangka di atas kita dapat menyadur, pengasosiasi mengamalkan
titipan
riuk satu produk, yang seterusnya admin ikutikutan pemesan dagangan tersebut.

10. Contoh ERD Minimarket

contoh erd minimarket

Entitas Atribut
Member Komoditas Karyawan Supliyer tgl_lahir, id_member, cap id_barang, jml_barang, harga id_karyawan, password, username tera, tgl_lahir, id_suppliyer

ERD di atas dapat menyantirkan transaksi antara pemohon dan kasir di sebuah minimarket, supermarket atau macam pasar swalayan lainnya.

Tingkat kompleksivitas sebuah ERD kembali kembali sejauh mana fungsi dan fitur mulai sejak sistem itu koteng. Pembuatan ERD bertujuan lakukan memudahkan dalam pembangunan sebuah sistem yang mutakadim direncanakan.

Contoh ERD (Entity Relationalship Diagram) Berdasarkan Relasi

Setelah kita sekelas-ekuivalen mempelajari contoh ERD berlandaskan kasusnya, pada babak ini saya akan memberikan contoh berdasarkan kombinasi atau nan kita kenal dengan cap kardinalitas.

1. Kamil ERD One to One (1:1)

erd one to one

Sendiri dosen tentu dalam peristiwa ini doang boleh mengepalai satu jurusan saja, begitupun dengan jurusan yang tetapi dapat dikepalai oleh seorang dosen saja. Relasi ERD yang seperti ini kita kenal dengan istilah
one to one
ataupun satu ke satu.

2. Ideal ERD One to Many (1:M)

erd one to many

Pecah gambar di atas kita bisa simpulkan, bahwa suatu orang dosen dapat mengampu lebih dari satu mata kuliah. Hal inilah mengapa relasinya disebut dengan
one to many
atau satu kebanyak.

3. Teladan ERD Many to Many (M:M)

erd many to many

Banyak ke banyak yaitu satu kondisi dimana relasi dapat banyak, seperti contoh di atas, customer dapat menempah produk kian berpangkal suatu varietas, begitupun satu jenis komoditas bisa dipesan maka dari itu banyak customer.


Artikel Terkait

  • Contoh Package Grafik
  • Cermin Collaboration Diagram

Awalan dan Mandu Membuat ERD

Langkah maupun mandu membuat ERD

  1. Menentukan entity

    Tentutukanlah entity segala apa saja yang diperlukan

  2. Menentukan relationalship antar entity

    Tentukanlah relationalship antar entity

  3. Menentukan atribut

    Tentukan atribute-atribute nan diperlukan berpangkal tiap entity

  4. Menentukan key

    Tentukan key diantara atribute-atribute

  5. Menentukan LRS

    Tentukan LRS berpunca masing-masing table

Demikian pembahasan ERD (entity relationalship diagram) secara pola mulai bersumber signifikasi fungsi, pamrih, metode, kardinalitas hingga contoh menggunakan sejumlah kasus dan korespondensi.

Lakukan memudahkan intern membuat ERD, sebaiknya kalian menggunakan tuntutan, baik online maupun offline. Aplikasi yang dapat digunakan seperti Microsoft Visio, Dia (untuk linux), ClickChart, Rational Rose dan masih banyak juga. Kalian bisa mendapatkan aplikasi tersebut di situs biasa mereka.

Sebaiknya gubahan yang kurang ini mendatangkan faedah ya Pins.

FAQ

Segala apa itu ERD?

Sebuah teknik pemodelan kebutuhan data sebuah organisasi


Temukan pilihan rumah seperti pada perumahan Griya Konsul Mas Palembang dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melintasi program NUP untuk akal masuk spesial. Lakukan engkau agen properti objektif atau agen kantor milik bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti sira di sini.

Anda juga bisa belajar lebih lanjut tentang properti di Property Academy by Pinhome. Bebat menjadi Rekan Jasa Pinhome melangkahi aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti.PinhomePINtar bisnis sewa properti.

Editor: Daisy

Source: https://www.pinhome.id/blog/contoh-erd/