Cara Membuat Surat Untuk Gubernur

Petatar MAN 1 Lampung Selatan Surat Bikin Gubernur Lampung


21 September 2022, 11:11 WIB

Kalianda,Senin, 21 September 2022 (Humas)__Pemerintah Daerah Lampung Menggelar lomba menggambar sahifah cak bagi gubernur Lampung tingkat SMA/SMK/MA Se- Area Lampung.

Kegiatan Lomba Menulis Tembusan Cak bagi Gubernur Lampung dilaksanakan secara Online, pendaftaran mulai tanggal  26 Agustus s.d. 14 September 2022 , Adapun penjurian akan dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 17 September 2022

Pemenang Adu Batik  Surat Kepada Gubernur Tinkat SMA/SMK/MA Se-Wilayah Lampung periode 2022: Juara 1 asal SMA Pransiskus Bandar Lampung, Pemenang 2 bawah SMA Kewedanan 12 Pangkalan Lapung, Juara 3 SMA Negeri 5 Persinggahan Lampung, Juara Harapan1 SMA Area 1 Tanjung Raya Mesuji,

Pemenang Harapan II MAN 1 Lampung Kidul

dan Juara Harapan III SMA Negeri 7 Persinggahan Lampung

 Ya. Alhamdulillah Lilis Fitriani Siswa MAN 1 Lampung Kidul mendapat juara harapan II lomba menulis sahifah untuk gubernur masa 2022.

 Dan  inilah tulisan/piagam yang di kirim Lilis Fitriani

Juara Harapan II Siswa MAN 1 Lampung Daksina

sebagai berikut :

Badam, 10 September 2022

Yth. Bapak Gubernur

Provinsi Lampung

Di – tempat

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Salam hormat. Bagaimana takrif sang pemimpin sai bumi ruwa jurai?. Teriring ratib sepatutnya Allah SWT senantiasa menaungi para pemimpin, beserta 8.521.201 jiwa penduduk di provinsi Lampung dengan limpahan rahmat dan anugerah-Nya.

Perkenalkan, saya hanya sendiri katib surat yang menjadi bagian dari warga daerah Lampung. Tera saya Lilis Fitriani, siswi kelas 12 Madrasah Aliyah Negri

1 Lampung Kidul. Sebelumnya saya mengucapkan banyak syukur kepada kiai  Gubernur  dan  pihak  penyelenggara  yang  sudah  membuka  kesempatan,

sehingga  saya  dapat  menyalurkan  keluh  kesah  yang  selama  ini  saya  rasakan melalui sepucuk kopi ini.

Bapak Gubernur Lampung nan terhormat, momen ini kita semua luang bahwa mayapada sedang dikejutkan dengan mewabahnya virus Covid-19. Ratusan mili anak adam terpapar sampai-sampai hingga meregang roh. Rumitnya penanganan wabah ini membuat  para pemimpin  bumi  menerapkan  kebijakan  nan  super  membedabedakan  demi memutuskan indra penglihatan rantai penyebaran virus  tersebut.  Sosial distancing  menjadi pilihan runyam bagi setiap negara, kita semua luang kebijakan sosial distancing ini berhasil  fatal  terhadap  roda  hayat  hamba allah.  Terutama  penyakit perekonomian yang minimal terasa dampaknya karna hal ini menjejak majemuk sepuhan  masyarakat.   Belaka  selain   itu,   ada   pula  satah  pendidikan  yang terdampak dengan garis haluan ini.

Bapak Gubernur Lampung yang terhormat, saya ingin mencurahkan segala sauk kesah saya terhadap pendidikan nan ada pada saat  ini khususnya pendidikan yang berada di daerah Lampung. Sahaja, saat ini saya tidak ingin mengeluhkan prihal fasilitas nan sedikit cukup, biaya paket internet nan mahal, jaringan sinyal nan buruk, ataupun biaya SPP nan harus dibayarkan setiap bulannya. Saya mau mengeluhkan sesuatu yang kelihatannya sepanjang ini tidak mendapat pikiran istimewa terbit para pemimpin negara ataupun area. Ini adalah tentang beban psikologi yang di alami selama endemi.

Selama  ini pemerintah caruk  berusaha  semaksimal mungkin bagi  merombak semua kurikulum agar bisa menyesuaikan dengan kejadian, tapi apakah pemerintah memahami barang apa yang sesungguhnya terjadi dikalangan para petatar?. Dimasa sebelum endemi, pesuluh telah sepan dihadapkan dengan sistem pendidikan  Indonesia  yang  selalu  berubah  namun  tidak  pernah  tuntas  setakat akhir. Dan sekarang siswa harus dihadapkan dengan serangkaian pembelajaran jarak jauh, semua kegiatan terhalang dan dipindahkan di apartemen membuat saya dan

para pelajar lainnya merasa tertekan. Bermula pagi saya telah harus stay di depan gadget ataupun laptop, enggak lupa juga dengan semua tugas-tugas nan selalu tidak ada habisnya. Apalagi kini saya merasa jam membiasakan berubah menjadi 24 jam nonstop,  silam  apakah  ini  yang  dimaksud  dengan  perombakan  kurikulum  agar sesuai dengan tahun pandemi? Entahlah pak, saya serius tidak mengerti.

Kiai gubernur Lampung yang terhormat, bolehkan saya mengeluh capek atas teoretis pendidikan waktu ini? Bolehkan saya mengeluh lelah melihat perdebatan kedua cucu adam sepuh saya setiap harinya? bolehkah saya mengeluh lelah? apalagi ditambah saya sedang berharta di bangku kelas 12 dan sebentar juga akan meneruskan ke jenjang perkuliahan, saya merasa lelah dan sangat tertekan pak. Saya nanar apa yang harus saya bakal dimasa seperti ini. Melihat perekonomian tanggungan yang tak stabil lalu dengan pola berlatih saya yang tak maksimal, apakah saya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya? Ibu bapak saya hanya mengintai kebutuhan sandang saya hanya, tanpa mengintai bahwasanya anaknya butuh dorongan agar  tunak  semangat  menjalani  hari-harinya.  Dan  kebanyakan  guru-guru  juga namun menyibuk saya butuh diberi materi pembelajaran setiap masa tanpa melihat bahwasanya siswanya penis bimbingan mental dan psikologinya.

Padahal saya pikir,  kesegaran  mental dan psikologi setiap  anak  dahulu  sangat bermanfaat. Karna jika seorang anak merasa stress dan terdesak kamu bukan akan dapat menyerap pengajian pengkajian nan ada. Saya optimistis ingatan tertekan dan stress nan saya rasakan ini tak semata-mata dirasakan oleh saya saja, semata-mata dirasakan oleh banyak pelajar lainnya. Lampau kok selama ini pemerintah cuma memperhatikan bagaimana seorang pelajar boleh memperoleh fasilitas tanpa memperhatikan hal siswa itu sendiri?. Melalui sepucuk akta ini, saya menyampaikan keresahan saya yang paling kecil dalam. Saya harap pemerintah bisa memperhatikan hal ini, bahwasanya kami para siswa tidak hanya burung fasilitas cak bagi belajar tapi juga arahan mental dan psikologi.

Demikian surat ini saya tulis , saya ucaapkan terimakasih atas ketersediaan bapak cak bagi membaca surat ini , saya memohon abolisi apabila terdapat kesalahan kata . Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Khidmat saya,

                                                                                                                               Lilis Fitriani

Berita Tersapu

  • Mepet Persiapan Lounching Kampung Zakat Ii kabupaten Bandar Lampung Hari 2022
  • Bacakan Takbir Peringatan Hari Pahlawan, Kakanwil : Eratkan Semangat Persatuan Kerumahtanggaan Harmoni Kebersamaan
  • Ikuti Jalan Sehat Hari lahir, Kakanwil: Sebaiknya UIN Raden Intan Lampung Semakin Berisi Intelektual, Spiritual, dan Integritas
  • Tangis Haru Warnai Pengukuhan Pengurus Pramuka MAN 1 Pringsewu
  • Kailani : Penatar Harus Berwawasan Kebangsaan

Source: https://lampung.kemenag.go.id/news-518993-.html