Cara Membedakan Pasta Gigi Nasa Asli Atau Palsu

KOMPAS.com-
Polisi meringkus pekerja pemalsuan pasta persneling bermerek di Surabaya, Jawa Timur.

Ternyata praktik penjualan pasta transmisi terlarang tersebut mutakadim berlanjut sejak tahun lalu.

“Berpangkal penyidikan terungkap, pelaku telah berioerasi sejak November 2022,” ungkap Kanitreskrim Polsek Tenggilis Mejoyo Ipda Deddie Setiawan.

Baca sekali lagi: Beredar Pasta Gigi Haram di Surabaya, Polisi Gerebek Flat Produksi dan Tetapkan 2 Terkaji

Berbeda dari pasta persneling asli

Menurutnya cak semau perbedaan dari pasta gigi asli dan palsu tersebut.

Sehingga publik sekali lagi mulai meletakkan curiga dengan beredarnya barang itu.

Deddie mengatakan, kemasan pasta gigi terlarang sudah meremang kendati memang mencatut stempel merek terkenal.

Selain itu dari segi rasa, pasta gigi ini juga berlainan dari yang polos.

Berdasarkan temuan tersebutm skuat kemudian mengerjakan penekanan hingga menemukan lokasi produksi.

“Kami lantas mengamalkan penangkapan terhadap dua terduga serta menyita barang bukti nan ada di flat itu,” pembukaan Deddie.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 14 Januari 2022

Diproduksi di rumah kontrakan, 2 khalayak ditangkap

Mochamad Syarif (22), warga Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dan Yudi alias Wae (41), warga Jalan Pacar Kembang, Surabaya, ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Tenggilis Mejoyo karena terlibat sindikat pemalsuan pasta gigi bermerek di Surabaya, Jawa Timur.
DOK. POLSEK TENGGILIS MEJOYO
Mochamad Syarif (22), warga Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dan Yudi maupun Wae (41), penduduk Jalan Pacar Kembang, Surabaya, ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Tenggilis Mejoyo karena berkujut sindikat pemalsuan pasta transmisi bermerek di Surabaya, Jawa Timur.

Deddie menguraikan, pasta gigi terlarang itu rupanya diproduksi di sebuah flat kontrakan di Jalan Kendangsari Gang VI, Surabaya.

Di sana, polisi merenda dua orang pelaku yakni Mochamad Syarif (22) dan Yudi alias Wae (41).

Polisi pun masih memburu seorang pemodal berinisial JH.

Baca pula: Vaksinasi Booster Digelar di Balai RW, Penanggung jawab Kota Surabaya: Banyak Lansia yang Minta, Supaya Ketemu Temannya

Ilustrasi pasta gigi. Fluoride pada pasta gigi apakah baik untuk gigi?
Unsplash/Diana Polekhina
Ilustrasi tapal gigi. Fluoride pada pasta transmisi apakah baik untuk gigi?

Keuntungan belasan hingga puluhan miliun

Menurutnya, kedua pelaku telah mengedarkan pasta gigi bawah tangan selama sapta kali.

Mereka mendapatkan keuntungan asli Rp 15 miliun berbunga aksinya itu.

“Kalau untung bersih diperkirakan Rp 15 juta. Sementara takdirnya dihitung semua ya peluang bisa di atas itu, sampai puluhan miliun,” ujarnya.

Baca sekali lagi: Dengar Kisah Sukses Penerima Kartu Prakerja di Surabaya, Menko Airlangga Sorong Anak Muda Berwirausaha

Petugas pun menyita sejumlah produk bukti dari TKP.

Merupakan dua karung tepung, beberapa botol cairan busa dan pemutih, satu jambangan cairan rasa mint, ratusan kemasan tapal transmisi, serta lakban kuning berlogo Unilever.

“Cak semau pula barang bukti tambahan, yakni radas suntikan yang digunakan mengisi bahan ke dalam kemasan. Kemudian, alat pemanas cak bagi menutup kemasan bawah,” ungkap Deddie.

Mata air: Kompas.com (Penulis : Kontributor Surabaya, Ghinan Salman | Penyunting : Andi Hartik)

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap periode berbunga Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://lengkung langit.me/kompascomupdate, kemudian join. Engkau harus install aplikasi Telegram bahkan dulu di ponsel.

Source: https://surabaya.kompas.com/read/2022/01/14/062311578/pasta-gigi-palsu-beredar-di-surabaya-ini-perbedaan-dengan-pasta-gigi-asli?page=all